Ikut Lelang Properti? Perhatikan Hal Berikut Agar Tidak Terjebak Sengketa

Ada banyak cara untuk memiliki rumah, bisa membeli secara tunai maupun kredit, bisa beli yang baru maupun bekas. Salah satu cara untuk memiliki rumah bagi yang dananya pas-pasan adalah membeli rumah bekas yang dilelang oleh pihak bank. Karena rumah lelang harganya murah. Kenapa murah? Rumah lelang biasanya rumah yang pemiliknya gagal kredit, sehingga harganya menjadi lebih murah karena uang mukanya sudah dibayar oleh pemilik lama. Meskipun bisa menjadi solusi untuk memiliki rumah yang murah, namun membeli rumah lelang ternyata juga memiliki resiko terjebak sengketa apabila Anda kurang cermat. Lalu, bagaimana caranya agar Anda tidak terjebak dalam sengketa lelang? Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat mengikuti lelang properti.

  • Saat ada pengumuman lelang rumah, pasti akan dicantumkan informasi termasuk nomor telepon yang bisa dihubungi. Nomor telepon tersebut adalah milik perwakilan dari bank yang mengetahui lokasi properti tersebut. Mintalah mereka untuk mengantar Anda meninjau properti tersebut agar Anda bisa tahu keadaan dari properti yang akan dilelang.

  • Cari tahu apakah pemilik properti yang akan dilelang merupakan orang yang kompromis atau tidak. Anda bisa mendatangi langsung pemilik tersebut tapi tidak harus menyampaikan maksud dan tujuan untuk maju lelang. Selain itu, Anda juga bisa melakukan kroscek di bagian penagihan rutin untuk menanyakan apakah pemilik tersebut kompromi atau tidak.

  • Pada saat lelang akan ada yang namanya pemain lelang. Mereka bukan orang yang ingin memenangkan aset lelang, melainkan hanya ikut lelang untuk meminta jatah kepada Anda sebagai peserta lelang. Jika Anda ingin memenangkan lelang ini, maka Anda bisa memberi mereka imbalan agar mereka bersedia mundur.

  • Mintalah kepada pihak bank untuk menyediakan SPPT PBB tahun terakhir. Karena itu dikutip untuk digunakan membayar BPHTB.

  • Sebaiknya, mintalah saran kepada pihak bank untuk mengosongkan properti yang akan dilelang. Karena biasanya pemilik properti yang asetnya dilelang sulit untuk meninggalkan asetnya tersebut. Hal itu juga untuk menghindari terjadinya sengketa.

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat ikut lelang properti. Semoga bisa membantu Anda agar tidak terjebak dalam sengketa ya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *