Tahapan-Tahapan dalam Bisnis Properti

Saat Anda berbisnis properti, maka Anda tidak bisa langsung mendapatkan keuntungan dalam sekejap mata. Diperlukan kesabaran dalam menjalani bisnis ini karena bisnis properti termasuk bisnis yang perputarannya lambat. Bisnis properti memerlukan proses infrant yang sifanya relatif lumayan lama. Maka dari itu, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang cepat, Anda tidak cocok berbisnis properti.

Memang benar bisnis properti keuntungannya sangat besar (begitu pula dengan resikonya). Namun keuntungan tersebut tidak bisa didapatkan dalam waktu dekat. Anda perlu bersabar karena bisnis ini sifatnya jangka panjang, artinya keuntungan tersebut baru bisa didapatkan dalam waktu beberapa tahun. Selain itu, dalam bisnis properti juga terdapat tahapan-tahapan untuk membangun sebuah properti, mulai dari sebelum terbentuk properti sampai properti sudah siap untuk dipasarkan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tahapan-tahapan tersebut yaitu sebagai berikut.

  1. Tahap Pra Produksi

Pada tahap ini, Anda perlu melakukan perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan meliputi bagaimana proses produksi properti Anda nantinya. Apakah Anda akan membangun sendiri atau membeli yang sudah jadi. Apabila Anda ingin membangun properti Anda sendiri, maka yang Anda perlukan pertama kali adalah tanah atau lahan. Setelah itu Anda harus mengolah tanah agar bisa digunakan, mengurus perijinannya, serta sertifikasi tanah. Waktu yang digunakan untuk melakukan hal-hal tersebut adalah sekitar 1-6 bulan. Namun juga tergantung dari besar/luasnya lahan, jika semakin besar lahannya maka semakin lama prosesnya. Untuk mensiasati agar cash flow tetap berputar, Anda bisa melakukan penjualan secara bertahap untuk memecah tahap-tahap menjadi tahapan yang lebih kecil.

  1. Tahap Pemasaran

Pada tahapan ini, Anda bisa mulai melakukan pemasaran rencana properti yang akan Anda bangun dengan cara promosi, melakukan kerja sama dengan bank, notaris, serta mengurus proses KPR. Seluruh tahapan tersebut tentunya baru bisa dilakukan apabila perijinan lahannya telah selesai. Namun tahapan ini juga bisa overlapping dengan tahap pra produksi. Karena memang tahap pemasaran memerlukan proses yang panjang pula. Secara keseluruhan, tahapan ini memakan waktu 2 hingga 6 bulan.

  1. Tahap Produksi

Setelah kapling terbooking, maka selanjutnya adalah tahapan produksi, yaitu proses pembangunan unit rumah. Untuk 1 unit rumah saja proses pembangunannya bisa memakan waktu antara 2-12 bulan, tergantung dari besar rumahnya. Semakin banyak unit rumah yang dibangun, maka akan semakin lama pula proyek pembangunannya.

Apabila ketiga tahapan di atas berjalan normal, maka seluruh tahapan memerlukan waktu paling tidak 18 bulan, dengan masing-masing tahapan berjalan 6 bulan. Namun bila lahan tidak terlalu besar maka bisa lebih cepat dari itu. Jadi, sebelum Anda memulai bisnis properti, perhatikan dulu tahapan-tahapannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *