Belajar Dari Mas Rosihan, Mantan Karyawan Migas yang Hijrah ke Bisnis Properti

009 mas rosihanDalam Kopdar YukBisnisProperti di Bandung, komunitas YBP (begitu menyebutnya) menghadirkan mas Rosihan sebagai salah satu member YBP yang telah sukses berkiprah di Bisnis Properti. Saya sendiri hadir di sana, menyimak dan ingin membagikan kisah inspiratif mas Rosihan kepada semua pembaca dan member YukBisnisProperti.

Mas Rosihan sendiri mengaku dari desar, bapaknya supir dan sejak muda selalu berusaha mencari uang sendiri. Termasuk membiayai kuliahnya di ITB jurusan penerbangan. Mulai dari berjualan jam tangan, kaos, bisnis IT (information technology) bahkan berjualan di alun-alun Jember ketika musim liburan kuliah tiba. Inilah yang membentuk jiwa entrepreneur mas Rosihan. Dari sinilah dalam pikiran mas Rosihan tidak ada keinginan untuk bekerja.

Hingga suatu saat ada penawaran penelitian okeh salah satu Rumah Sakit di Bandung dengan kompensasi beasiswa S2. Singkat cerita beliau melanjutkan S2 di Korea. Dan setelah lulus, beliau bekerja di sebuah perusahaan migas di Argentina. Setelah 3 tahun di Argentina, mas Rosihan berpikir keras untuk kembali bisnis. Maka dia mengajukan pindah negara ke Indonesia. Walhasil dikabulkan. Targetnya agar dia bisa bekerja sekaligus berbisnis di Indonesia.

Sesampainya bekerja di Indonesia, dia mulai berbisnis. Segala macam bisnis dicoba. Bisnis kecil-kecilan. Bahkan ada bisnis kuliner sampai 5 kali dia coba dan gagal. Sampai akhirnya banyak membaca buku properti dan “teracuni”. Maka hasil kerjanya dia belikan tanah di Bandung seluas 700m2. Dan dia juga membeli rumah kost di Bandung seharga 750 juta.

Karena kost-kostannya hanya 13 kamar, ada keinginan untuk mengupgrade rumah kost menjadi 25 kamar. Salah satu strateginya dalah menjual tanah 700m2nya tersebut. Dan alhamdulillah tidak laku. Bermula dari inilah mas Rosihan belajar tentang developer properti. Tanah 700m2nya dibagi 4 unit dan dibangun rumah di atasnya. Dijual dengan harga premium. Singkat cerita sold out dan profit. Profitnya untuk mengupgrade rumah kostnya menjadi 25 kamar. Mantabp!

Diakui, perjalanannya dalam bisnis developer juga tidak mulus seperti ceritanya. Ada beberapa kendala di perijinan. Tapi disanalah kita belajar bukan? Dan sekarang mas Rosihan sudah memiliki 7 lokasi proyek properti sejak tahun 2011 lalu. Wow!

Mas Rosihan berpesan kepada para pemula (1) Untuk merubah mindset, karena untuk bisnis properti butuh perubahan mindset bisnis. (2) Untuk terjun ke bisnis properti bagi para pemula yang mau shifting, bisa meniru caranya yakni dengan soft landing, artinya berdiri dua kaki, bekerja dan berbisnis. (3) Banyak pelajaran di lapangan, bukan sekedar teori di kelas. (4) Modal uang bukan segalanya. Modal utama mas Rosihan adalah skill. (4) Silaturahmi sebanyak-banyaknya.

Semoga bermanfaat ya.

Originally posted 2014-04-28 12:08:32. Republished by Blog Post Promoter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *