Tanpa Bank Atau Dengan Bank? Pilih Mana Kalau Mau Beli Properti dengan KPR Syariah?

KPR syariah kini semakin diminati oleh masyarakat. Sistem cicilan pada KPR syariah yang sifatnya tetap, dianggap memudahkan sebagian masyarakat yang tidak ingin pusing-pusing memikirkan fluktuasi suku bunga bank. Mungkin banyak yang belum tahu, KPR syariah sendiri ada yang dengan bank atau tanpa bank. Lalu, dimana letak perbedaannya?

Bagi yang belum tahu atau masih bingung membedakan KPR syariah dengan bank dan KPR syariah tanpa bank, berikut kami jelaskan perbedaannya.

  • Dari segi pihak yang berakad

Pada KPR bank syariah, ada 3 pihak yang melakukan akad yaitu developer, pembeli, dan bank. Disini status pihak bank adalah sebagai pemberi pinjaman dana, bukan untuk membeli rumah.

Pada KPR syariah tanpa bank, pihak yang melakukan akad hanya ada 2 yaitu developer dan pembeli. Developer bertindak sebagai penjual. KPR yang benar-benar syariah akan menghindari akad yang tidak jelas dengan adanya pihak ketiga. Oleh sebab itu, pihak bank tidak ikut serta saat proses akad.

  • Barang Jaminan (Agunan)

Pada KPR bank syariah, nasabah yang mengajukan KPR akan diminta barang sebagai jaminan (agunan). Dimana barang yang digunakan sebagai pinjaman merupakan rumah yang sedang diperjualbelikan tersebut. Sedangkan pada KPR syariah tanpa bank, tidak menggunakan rumah sebagai jaminan. Hal ini karena KPR syariah benar-benar menganut syariat Islam dimana Islam melarang barang yang diperjualkan digunakan sebagai jaminan.

  • Denda

Pada KPR bank syariah, nasabah akan dikenakan denda apabila telat melakukan pembayaran. Meskipun begitu, denda tersebut tidak dimasukkan sebagai keuntungan bank melainkan digunakan sebagai dana sosial. Sedangkan pada KPR syariah, tidak ada denda atas keterlambatan pembayaran.

  • Asuransi

Pada KPR bank syariah, nasabah akan mendapatkan asuransi yang diklaim sebagai asuransi syariah. Sedangkan KPR syariah tidak menggunakan asuransi karena mereka meyakini bahwa semua produk asuransi termasuk yang diklaim sebagai asuransi syariah tidak sepenuhnya syariah.

Bagaimana? Sudah paham bedanya KPR syariah dengan bank dan tanpa bank? Semoga Anda bisa memilih KPR syariah yang benar-benar syariah ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *