Maksimalkan Pemasaran Properti Dengan Virtual Reality

Marketing tools untuk pemasaran properti yang umum adalah brosur, roundtag, spanduk, iklan di media, billboard. Tapi sekarang jaman now, marketing tools sudah merambah dunia online. Web, media sosial, ads, marketplace menjadi semacam menu wajib. Namun isinya masih seputaran gambar, text dan video.

Nah ada yang baru, namanya VR atau Virtual Reality. Apa sih VR? Yuk kita lihat dari Wikipedia. Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tetapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone. (Sumber Wikipedia Indonesia).

Gampangnya VR adalah menghadirkan sesuatu di depan mata seolah-olah nyata. Bahkan Google pun memproduksi Cardboard sebagai alat bantu melihat VR dengan gadget berbasis Android. Untuk versi premium, Google juga memproduksi Daydream yang bisa berinteraksi dengan VR.

Masih belum paham juga, coba VR yang di bawah ini. Perhatikan dulu Petunjuk Penggunaan sebagai berikut : Perbesar Virtual Reality dengan klik icon di pojok kiri bawah. Jalankan presentasi dengan klik tombol Presentation. Anda juga bisa menggunakan keyboard AWSD dan Cursor untuk maju, mundur, ke kanan, ke kiri. Sedangkan Mouse untuk memperbesar Virtual Reality.


Bayangin aja kalau properti yang Anda pasarkan menggunakan teknologi VR. Calon konsumenmu sudah bisa “merasakan” masuk di dalam rumah, bahkan pada fitur premium dengan gadget tambahan, calon konsumen dapat merubah lantai, warna cat, interior dll.

Jadi pengembang tidak perlu membangun rumah contoh terlebih dahulu untuk bisa jualan. Atau selama membangun rumah contoh, VR ini akan sangat membantu memvisualisasikan rumah dengan sesungguhnya.

Tidak hanya pemasaran properti, tapi hotel, guesthouse, penginapan juga membutuhkan teknologi VR ini. Sehingga calon konsumen yang mau menyewa sudah bisa “merasakan” kamar tempat mereka menginap sejak dari gadget di tangan mereka. Keren lho!

VR ini berbasis web sehingga Anda membutuhkan website. Dikombinasi dengan media offline, Anda bisa memasang QRCode (Semacam barcode) di brosur, iklan koran dan media offline lainnya yang memungkinkan, kemudian calon pembeli melakukan scanning QRCode dengan gadgetnya. Kemudian secara otomatis akan mengarahkan menuju web yang sudah ditanam teknologi VR. Canggih! Berkemajuan!

Nah buat temen-temen yang membutuhkan bantuan membuat dan membangun teknologi VR untuk pemasaran propertinya, silahkan kunjungi halaman ini –> http://yukbisnisproperti.org/virtual-reality/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *