Baca 6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui Bila Ingin Berinvestasi Tanah

Tanah menjadi salah satu objek investasi yang begitu populer untuk dimiliki. Banyak orang memilih investasi properti jenis ini karena nilainya yang terus meningkat. Dan karena sifatnya yang tidak dapat diperbarui, kebutuhan akan tanah yang terus meningkat akan membuat ketersediaan tanah perlahan-lahan mengalami kelangkaan.

Nah, untuk Anda yang ingin berinvestasi tanah, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebagai berikut.

  1. Tanah mempunyai sifat yang fleksibel, sehingga memungkinkan Anda mendapatkan pendapatan pasif melalui bisnis penyewaan. Salah satu contohnya, Anda dapat menyewakan tanah kavling sebagai lahan parkir ataupun lahan pertanian. Anda juga bisa sewaktu-waktu menjual rumah tersebut jika dirasa harganya sudah naik.
  2. Tanah memiliki kenaikan harga yang cenderung lebih tinggi dari inflasi, dimana hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda yang memiliki rencana simpanan jangka panjang. Rata-rata kenaikan harga tanah per tahun berkisar mulai dari 20% hingga 25%. Terlebih jika Anda berinvestasi di daerah berkembang, kenaikan harga tanah bisa mencapai 30%-40% per tahun.
  3. Meskipun memberikan pendapatan pasif, namun Anda juga perlu memperhatikan produktivitas tanah. Karena jika tidak digarap secara baik akan memberikan beban biaya untuk perawatan. Meskipun begitu, biaya perawatan relatif kecil dibandingkan dengan biaya perawatan bangunan. Selain minim resiko, investasi tanah juga tidak memerlukan asuransi.
  4. Seringkali keterbatasan biaya menjadi penghambat seseorang untuk berinvestasi tanah. Karena harga jualnya yang relatif tinggi, sebaiknya Anda membeli rumah di lokasi yang harga pasarannya masih terjangkau. Dengan cataatan, lokasi tersebut juga memiliki potensi yang menjanjikandan terdapat rencana proyek pembangunan yang dapat mendongkrak nilai tanah di kemudian hari. Untuk itu, Anda harus pintar-pintar membaca peluang dan pertumbuhan ekonomi.
  5. Tanah akan memberikan nilai pengembalian modal yang jauh lebih besar dibandingkan investasi lain apabila Anda dapat menemukan lahan yang prospektif. Namun kembali lagi didasarkan pada potensi pertumbuhan properti yang ada di sekitar kawasan tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan riset.
  6. Karena proses pencairannya yang tidak mudah dan tidak cepat, sebaiknya Anda tidak menyandarkan seluruh aset pribadi Anda ke dalam satu jenis properti saja. Pada umumnya, keuntungan investasi tanah baru terlihat dalam jangka waktu antara 3-5 tahun. Tanah juga bisa digunakan sebagai agunan atau jaminan pinjaman ke bank.

Setelah mengetahui beberapa hal tentang investasi tanah seperti yang telah disebutkan di atas, sudah siapkah Anda untuk berinvestasi tanah? Segera beli tanah untuk investasi dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *