Sering Menunggak Cicilan KPR? Ini Dia Solusi Terbaiknya

16

Tidak sanggup meneruskan cicilan KPR setelah bertahun-tahun mencicilnya adalah masalah yang kerap menimpa debitur kapan saja. Faktor hal ini terjadi beragam, bisa jadi karena debitur terkena PHK sehingga pendapatan menurun drastis, atau pasangan (suami/istri) menderita penyakit berat yang membutuhkan biaya perawatan besar. Dalam kasus debitur tidak sanggup lagi membayar cicilan (cidera janji), bank punya hak penuh untuk mengeksekusi jaminan tersebut sesuai UUHT. Demikian seperti diatur dalam pasal 20 ayat (1) UUHT:

Apabila debitur cidera janji, maka berdasarkan:

  1. a) hak pemegang Hak Tanggungan pertama untuk menjual obyek Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6, atau 

  2. b) titel eksekutorial yang terdapat dalam sertifikat Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2), obyek Hak Tanggungan dijual melalui pelelangan umum menurut tata cara yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, untuk pelunasan piutang pemegang Hak Tanggungan dengan hak mendahulu dari pada kreditur lainnya.”

Untuk dapat dinyatakan cidera janji, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelumnya. Kreditur dalam hal ini bank akan mengirim surat peringatan pada debitur, bahwa ia belum melaksanakan kewajibannya. Jika setelah surat itu dikirim debitur masih tidak melakukan kewajibannya, maka ia dapat dinyatakan cidera janji. Selanjutnya timbul kewenangan bagi bank untuk melakukan eksekusi atas jaminan tersebut.

Cicilan KPR yang terus menerus menumpuk tentu berdampak pada utang bunga. Bahkan tak jarang nominal utang bunga melebihi utang pokok. Utang bunga bisa dihentikan, namun persyaratannya tidak sebatas surat pernyataan tidak mampu membayar. Debitur perlu menegosiasikan masalah penghentian bunga ini dengan bank, termasuk soal eksekusi rumah yang akan terjadi. Jika masih optimistis tunggakan KPR bisa diselesaikan, cobalah bernegosiasi ulang dengan meminta penjadwalan kembali (rescheduling) pembayaran utang kepada bank. Tetapi bila merasa ini sudah tidak dapat lagi diselesaikan, maka bank akan menyita rumah yang saat ini tengah dicicil. Rumah yang disita akan dilelang oleh pihak bank dan uangnya akan digunakan oleh debitur untuk membayar sisa cicilan ke bank. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Required fields are marked*