Resiko Membeli Rumah yang Dijadikan Jaminan ke Bank

17

Entah karena pertimbangan harga yang ditawarkan atau mungkin juga karena iba, akhirnya kita coba berspekulasi dengan membeli rumah yang ternyata sedang diagunkan ke bank. Dalam kasus seperti ini biasanya pihak penjual akan meminta pembayaran uang muka atau DP lebih dulu. Tujuannya, agar sertifikat yang sedang dijaminkan pihak penjual bisa diambil guna memudahkan pengurusan dokumen jual beli. Nah, jika Anda memang berniat untuk membeli rumah yang dijadikan agunan ke bank, apa sih resikonya? Anda bisa meminimalkan resikonya dengan beberapa cara berikut.

  1. Meminta pihak penjual untuk terlebih dulu menyelesaikan kewajiban pembayaran utangnya kepada bank. Dengan begitu sertifikat yang sedang diagunkan bisa diambil sendiri oleh penjual sebelum dilaksanakannya transaksi jual beli rumah antara penjual dan Anda.

  2. Melakukan over kredit langsung kepada bank terkait. Jadi Anda langsung melakukan pembayaran utang dari si penjual kepada bank, yang disaksikan oleh wakil pihak bank tersebut. Sehingga jelas bahwa terjadi over kredit dari pihak penjual kepada Anda.

  3. Lakukan pembayaran down payment (uang muka) kepada pihak penjual, dengan meminta jaminan dari pihak penjual. Dalam hal ini si penjual akan menyerahkan suatu jaminan yang dapat dieksekusi langsung apabila pihak penjual melakukan cidera janji.

Namun, yang harus diperhatikan adalah seluruh mekanisme yang terkait dengan ketiga solusi tadi, harus dilandasi dengan suatu perjanjian yang matang. Tujuannya, apabila terdapat penyimpangan yang dilakukan oleh penjual, maka Anda selaku pembeli telah memiliki dasar yang kuat untuk mendapatkan hak Anda.  Hal ini juga dapat meminimalisir resiko kerugian yang mungkin terjadi terhadap Anda selaku pembeli. Selain itu ketahui juga informasi mengenai data fisik dan data yuridis terhadap sertifikatnya. Untuk mengetahuinya maka Anda dapat mendapatkannya melalui kantor pertanahan setempat dalam bentuk surat keterangan pendaftaran tanah. Dan yang terakhir tanyakan dan periksa juga dokumen penting lainnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Required fields are marked*