Jenis-Jenis Pajak yang Ada di Dalam Properti

13

Selain biaya-biaya legalitas dan biaya administrasi dalam pengurusan jual beli properti, ada lagi dana yang harus Anda keluarkan, yaitu untuk pajak. Pajak ini wajib dibayarkan oleh setiap pemilik properti. Jika tidak, maka Anda bisa dikenakan kasus penggelapan pajak yang dilakukan secara sengaja. Nah, apabila Anda tida ingin hal tersebut mengenai diri Anda. Maka Anda wajib tahu jenis-jenis pajak apa saja yang ada di dalam properti yang berlaku di Indonesia yaitu sebagai berikut.

  1. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Atau Bangunan (BPHTB)

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah pungutan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. Besarnya tarif pajak (bea) ditetapkan sebesar 5% yang dikenakan kepada pemilik atau pembeli rumah. Nilai yang diwajibkan membayar pajak dibatasi di atas 30 juta rupiah.

  1. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) adalah pajak yang dikenakan kepada properti, baik masih berupa tanah, maupun setelah dikembangkan menjadi beragam bentuk bangunan seperti rumah, ruko, dan lain-lain. PBB merupakan pajak bersifat kebendaan, secara umum besarnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi/tanah dan/atau bangunan. Keadaan subjek (siapa yang membayar) tidak ikut menentukan besarnya pajak. Dasar penghitungan PBB adalah Nilai Jual Kena Pajak atau NJKP, yaitu suatu persentase tertentu dari nilai jual sebenarnya. NJKP ditetapkan serendah-rendahnya 20% dan setinggi-tingginya 100%.

  1. Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak ini dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh pribadi atau badan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan yang jumlahnya lebih dari 60 juta rupiah. Besarnya PPh adalah 5% (lima persen) dari jumlah bruto nilai penghasilan atas hak atas tanah dan bangunan.

  1. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

PPN atas penjualan properti dikenakan terhadap kegiatan penjualan bangunan baik berupa rumah, apartemen, kondominium maupun jenis-jenis lainnya. PPN terutang pada saat pembayaran uang muka maupun pada saat pelunasan pembelian. PPN akan dikenakan kepada Pembeli, dipungut oleh Penjual dengan catatan penjual adalah Pengusaha Kena Pajak.

Demikianlah informasi mengenai jenis-jenis pajak yang ada dalam properti. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Required fields are marked*