Tidak Hanya IMB, Sertifikat Laik Fungsi Juga Harus Anda Miliki

20

Anda pasti sudah tidak asing dengan IMB atau Ijin Mendirikan Bangunan. Namun pernahkah Anda mendengar tentang Sertifikat Laik Fungsi (SLF)? Mungkin terdengar masih asing, namun ternyata sertifikat ini wajib dimiliki. Lalu apa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) itu?

Seperti yang tertera dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tahun 2007 tentang Pedoman Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung, SLF bangunan gedung adalah:

Sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah kecuali untuk bangunan gedung fungsi khusus oleh pemerintah untuk menyatakan kelaikan fungsi suatu bangunan gedung baik secara administratif maupun teknis sebelum pemanfaatannya.”

Lalu, bagaimaan cara mengajukan permohonan penerbitan SLF? Hal yang harus Anda perhatikan, yaitu pelaksanaan konstruksi gedung harus sudah selesai. Kemudian, berikut berkas yang harus Anda siapkan:

  1. Surat Pernyataan Pemeriksaan Kelaikan Fungsi

  2. Daftar Simak Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung;

  3. As Built drawings; dan

  4. Dokumen administratif, yang meliputi:

    • IMB awal atau perubahan IMB jika terdapat perubahan pada pelaksanaan konstruksi;

    • Dokumen status/bukti kepemilikan bangunan gedung; dan

    • Dokumen status hak atas tanah.

Apabila semua berkasnya sudah siap, permohonan penerbitan SLF bangunan gedung ditujukan kepada:

  1. Pemerintah daerah, untuk bangunan gedung selain bangunan gedung fungsi khusus;

  2. Menteri Pekerjaan Umum, untuk bangunan gedung fungsi khusus di wilayah Provinsi DKI Jakarta; dan

  3. Gubernur, untuk bangunan gedung fungsi khusus di provinsi lainnya sebagai pelaksanaan tugas dekonsentrasi dari Pemerintah.

Seperti sertifikat pada umumnya, SLF juga memiliki masa berlaku yang terbatas. Apabila masa berlakunya sudah habis, maka SLF harus diperpanjang. Lalu berapa lama masa berlaku SLF? Berikut rinciannya:

  1. Hunian rumah tinggal tunggal sederhana dan rumah deret sederhana tidak dibatasi (tidak ada ketentuan untuk perpanjangan SLF).

  2. Hunian rumah tinggal tunggal, dan rumah deret sampai dengan 2 (dua) lantai ditetapkan dalam jangka waktu 20 tahun.

  3. Hunian rumah tinggal tidak sederhana, bangunan gedung lainnya pada umumnya, dan bangunan gedung tertentu ditetapkan dalam jangka waktu 5 tahun.

Pengurusan perpanjangan SLF sendiri dilakukan paling lambat 60 hari sebelum masa berlaku SLF bangunan gedung atau perpanjangan SLF bangunan gedung berakhir.

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai sertifikat laik fungsi. Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda.

Leave a Reply

Required fields are marked*