Renovasi Rumah? Jangan Lupa Perbarui IMB-nya Juga Ya!

12

Apakah Anda ingin merenovasi rumah? Renovasi rumah dilakukan ketika terjadi kerusakan atau memperluas bangunan. Tahukah Anda, ternyata Anda juga harus memperbarui Izin Membangun Bangunan (IMB). Memang kenapa? Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa renovasi adalah salah satu bagian dari kegiatan pembangunan. Oleh sebab itu, kegiatan merenovasi harus menggunakan IMB. Hal ini tercantum dalam Pasal 1 Ayat 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2010 tentang Pedoman Pemberian Izin Mendirikan Bangunan. Isinya sebagai berikut:

Izin mendirikan bangunan, yang selanjutnya disingkat IMB, adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pemohon untuk membangun baru, rehabilitasi/renovasi, dan/atau memugar dalam rangka melestarikan bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

Namun IMB tidak dibutuhkan oleh semua jenis renovasi. IMB hanya akan dibutuhkan apabila renovasi yang dilakukan adalah dengan merombak denah rumah. Apa saja contohnya? Ini dia beberapa renovasi yang membutuhkan IMB:

  • Menambah jumlah kamar

  • Membongkar dinding untuk memperluas ruangan

  • Membuat bangunan baru di bagian atas maupun samping

  • Mengubah fasad bangunan

Nah, kalau Anda hanya mengecat, mengganti genteng, dan membuat saluran air baru, maka IMB baru tidak diperlukan. Hal yang paling penting adalah renovasi yang dilakukan tidak memengaruhi bentuk dari struktur rumah.

Lalu, bagaimana jika merenovasi rumah tapi tidak memperbarui IMB? Maka akan dikenakan sanksi. Bahkan, sanksi yang akan diterima oleh pemilik dapat berupa pembongkaran bangunan. Semua hal terkait pelanggaran akan IMB tercantum dalam Pasal 14-17 Permendagri No.32 Tahun 2010.

Nah, dapat disimpulkan bahwa IMB adalah berkas yang penting. Tidak hanya mendirikan bangunan baru, Anda juga harus memperbarui IMB apabila merenovasi bangunan yang ada. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda.

Leave a Reply

Required fields are marked*