Mengenal Proses-Proses dalam Bisnis Broker Properti

20

Saat ini banyak sekali orang yang melakoni bisnis broker properti. Jika pintar mengambil peluang, bisnisnya akan lancar. Namun tidak jarang pula yang tidak bertahan lama dalam bisnis ini. Kenapa? Karena akibat kurangnya pengetahuan dan strategi dalam berbisnis broker properti sehingga bisnisnya tidak bisa menghasilkan.

Agar bisnis mampu bertahan dan terus menghasilkan keuntungan, Anda harus membuat sistem dalam bisnis Anda. Sebelum memulai bisnis broker properti, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu proses-proses yang ada di dalam bisnis broker properti. Agar dengan mengetahui keseluruhan proses, Anda bisa menjalankan bisnis Anda sesuai dengan prosedur. Sehingga bisa nantinya melakukan pencapaian yang telah ditetapkan. Adapun gambaran dari proses-prosesnya adalah sebagai berikut.

  1. Sistem Pembagian Komisi

  • Pembagian komisi untuk produk developer atau primary

  • Pembagian komisi untuk produk secondary

  1. Sistem Perekrutan Team atau Agen

  • Promosi iklan lowongan

  • Proses rekruitmen atau wawancara

  • Proses penempatan anggota team

  1. Sistem Proses Bisnis

  • Mekanisme / SOP listing

  • Mekanisme input dan pengolahan database

  • Mekanisme SOP selling

  1. Sistem Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) / Agen

  • Pelatihan dasar, pelatihan advance, pelatihan leadership

  • Pembuatan alat bantu pelatihan (modul, CD, audio, video pelatihan)

  • Pelatihan untuk trainer

  1. Sistem Reward dan Punishment

  • Pemberian reward untuk yang berprestasi (insentif, training, promosi)

  • Pemberian sanksi atau degradasi

  1. Sistem Promosi dan Marketing

  • Sistem pemasaran online (web, sosmed, BBM, WA, dan lain sebagainya)

  • Standarisasi alat kerja

Sistem yang bagus dan kuat akan membuat bisnis bisa bertahan lama dan dapat dikembangkan. Itulah mengapa Anda harus memahami proses-proses tersebut di atas agar Anda bisa membuat sistem dalam bisnis Anda berjalan lancar. Jika seluruh proses di atas sudah terlaksana, maka tinggal saatnya untuk terus mengembangkan bisnis Anda. Sehingga bisnis Anda akan tetap bertahan dan terhindar dari gulung tikar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda. Salam sukses untuk kita semua.

Leave a Reply

Required fields are marked*