Listing, Posting, Selling. Tiga Langkah Mudah Menjadi Broker Properti

yukbisnisproperti.org desin(3)

Mungkin sebagian orang masing bingung. Bagaimana cara termudah memasuki bisnis properti? Jawabannya adalah dengan menjadi broker properti. Lalu, bagaimana untuk memulai menjadi broker properti? Pertama, Anda harus menentukan terlebih dahulu Anda ingin menjadi broker properti yang mana. Ada dua yaitu menjadi broker properti sebuah agensi properti atau menjadi broker properti yang mandiri. Jika Anda ingin menjadi broker properti dari sebuah agensi properti, maka Anda bisa mencari agensi properti yang sudah percaya di kota Anda dan mendaftar padanya. Namun, jika Anda ingin menjadi broker properti yang mandiri (tidak terikat pada perusahaan/agensi), Anda hanya perlu 3 langkah mudah saja. Yaitu listing, posting, dan selling.

  • Listing

Listing, yaitu mencari informasi daftar properti yang sedang dijual. Anda bisa mendapatkannya dari koran dan bank, ataupun mencari tahu sendiri. Tinggal hubungi nomor yang tertera lalu tawarkan bantuan untuk menjualkan propertinya. Cari listing sebanyak-banyaknya, agar jika satu ditolak maka masih ada ratusan lainnya yang mungkin bersedia dibantu.

  • Posting

Maksudnya posting disini adalah mempromosikan listing Anda di sosial media. Kenapa harus di sosial media? Karena itu merupakan cara paling mudah dan sederhana. Toh, semuanya juga gratis. Dan semua orang kini sudah banyak yang memiliki akun sosial media, jadi bisa memperluas peluang mendapatkan calon konsumen. Namun jika Anda ingin mempromosikan listing Anda dengan cara konvensional, misal dengan memasang iklan di brosur atau spanduk, Silahkan!

  • Selling

Mempunyai listing sudah. Melakukan posting atau promosi juga sudah. Lalu selanjutnya tinggal Anda maksimalkan saja jualan Anda dengan teknik-teknik dan strategi hebat agar bisa cepat closing. Anda bisa membaca buku-buku tentang properti terutama strategi closing, membaca ebook, blog, ataupun belajar pada orang yang sudah berpengalaman. Untuk itu, Anda pun perlu memperluas jaringan Anda.

Selling atau menjual satu properti saja sudah bisa menguntungkan Anda. Misalnya saja, Anda bisa menjual properti seharga 500 juta. Jika komisi Anda 1% dari nilai transaksi, maka komisi yang Anda dapatkan 5 juta. Itu baru menjual satu properti, bagaimana kalo Anda tekun dan bisa menjual dua, tiga, empat, lima properti? Tinggal kalikan sendiri komisinya.

Bagaimana? Mudah kan langkah untuk menjadi broker properti? Selamat berjualan properti.

Comments

  1. Maaf Bu Rani jika komisi 1% dari Rp 500.000.000,- = Rp.5000.000,-??

Leave a Reply

Required fields are marked*