Jenis-Jenis Sertifikat Properti yang Perlu Anda Ketahui

21

Kepemilikan sebuah properti harus dibuktikan dengan adanya sertifikat. Sertifikat properti ada beberapa jenisnya, yang mana masing-masing jenis sertifikat memiliki kekuatan hak atas properti. Sudahkah Anda tahu apa saja jenis-jenis sertifikat properti? Sebelum melakukan jual beli properti, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis sertifikat properti. Hal ini berguna membantu Anda saat transaksi jual beli properti. Agar terhindar dari kasus sengketa, berikut jenis-jenis sertifikat properti yang perlu Anda ketahui.

  1. Sertifikat Hak Milik

Sertifikat Hak Milik merupakan sertifikat yang sifat turun temurun, paling kuat, dan terpenuh yang bisa dimiliki oleh pribadi maupun badan-badan tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

  1. Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Sertifikat ini memiliki hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

  1. Sertifikat Hak Guna Usaha

Sertifikat ini memiliki hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh Negara dalam jangka waktu sebagaimana yang ditentukan oleh perundang-undangan yang berlaku.

  1. Sertifikat Hak Pakai

Sertifikat yang memiliki hak untuk menggunakan atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh Negara atau tanah milik orang lain sesuai perjanjian, yang bukan perjanjian sewa-menyewa atau perjanjian pengolahan tanah sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  1. Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun

Merupakan sertifikat yang menunjukkan hak milik atas satuan yang bersifat bagian bersama, benda bersama, dan tanah yang semuanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan satuan yang bersangkutan.

Leave a Reply

Required fields are marked*