Tidak Hanya Menguntungkan, Investasi Properti Juga Mempunyai Resiko

17

Investasi properti memang sangat menguntungkan. Selain pasarnya luas, investasi properti juga nilainya tumbuh meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan akan properti juga semakin meningkat meskipun ketersediaannya semakin sedikit, menjadikan investasi properti sangat menjanjikan. Namun, keuntungan yang besar tersebut juga ternyata berbanding lurus dengan resikonya.

Dibandingkan dengan investasi lain, investasi properti memiliki resiko yang cenderung lebih besar. Mulai dari resiko ditipu, salah strategi, dan lain sebagainya. Hal tersebut karena modal yang digunakan untuk investasi properti juga sangat besar dibandingkan investasi lain. Jika Anda sedang berinvestasi properti, Anda wajib mengenali apa saja resiko-resiko dalam investasi properti. Jadi, Anda bisa mengantisipasi terjadinya hal-hal yang mungkin merugikan Anda. Lalu, apa saja resiko-resiko tersebut? Berikut akan kami berikan ulasannya.

  • Resiko Likuiditas

Investasi properti merupakan investasi jangka panjang yang mana keuntungan dari berinvestasi properti tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat. Itu karena kenaikan harga properti memerlukan waktu tahunan. Menjual sebuah properti juga tidak bisa secepat menjual makanan atau minuman. Belum lagi jika properti yang Anda miliki terletak di lokasi yang kurang strategis, sehingga menjualnya akan semakin sulit. Oleh karena itu, investasi properti kurang cocok bagi Anda yang membutuhkan dana dalam waktu cepat.

  • Resiko Hukum seperti Permasalahan Legalitas

Jika Anda kurang cermat dalam berinvestasi properti, Anda bisa rugi karena tersangkut masalah legalitas dokumen. Anda mungkin saja terkena kasus, sengketa, sertifikat palsu, atau penyerobotan tanah jika Anda kurang teliti dalam memastikan keaslian dokumen. Maka dari itu, Anda harus teliti dalam memeriksa kelengkapan dan keaslian dokumen properti sebelum melakukan transaksi.

  • Resiko Limitasi

Meskipun lokasi yang Anda pilih untuk berinvestasi properti strategis, namun Anda harus mengetahui berapa kebutuhan properti di tempat tersebut. Jangan sampai karena Anda tergiur untung yang banyak, Anda membangun properti yang melebihi kebutuhan. Hal tersebut malah akan merugikan Anda karena akan menimbulkan resiko beberapa unit tidak laku. Untuk itu, lakukan survey tentang berapa kebutuhan unit properti di lokasi tersebut serta cari tahu karakter penyewa di wilayah tersebut, apakah mayoritas mahasiswa, pekerja, atau keluarga.

  • Resiko Penurunan Nilai

Tidak hanya terus mengalami kenaikan harga, investasi properti juga beresiko mengalami penuruan nilai seperti investasi di bidang lainnya. Penuruan nilai bisa terjadi jika ada bencana alam atau krisis ekonomi yang menjadi penyebab utama menurunnya nilai jual properti. Sebaiknya perhatikan kondisi ekonomi terlebih dahulu sebelum Anda menanamkan modal untuk berinvestasi properti.

Setelah Anda mengetahui resiko-resiko dalam investasi properti, Anda bisa memikirkan strategi untuk mengantisipasi kerugian akibat resiko tersebut. Agar investasi properti Anda tetap menguntungkan dan semakin berkembang. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dan bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Required fields are marked*