Kenali Kesalahan Dalam Investasi Properti Agar Tetap Sukses

16

Berinvestasi properti memang menguntungkan, namun kenyataannya tidak semudah yang dibayangkan. Banyaknya investor pemula yang kurang pengetahuan dan belum berpengalaman, menjadikan investasi properti yang dilakukan seringkali malah membuat rugi. Hal tersebut karena tidak jarang mereka melakukan kesalahan-kesalahan sehingga investasi propertinya tidak bisa berkembang. Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada Anda, maka dari itu Anda perlu mengenali kesalahan-kesalahan dalam investasi properti. Agar Anda bisa mengantisipasi kesalahan tersebut sehingga investasi properti yang Anda jalani tetap lancar dan menguntungkan. Ubahlah mindset Anda dan lakukan investasi dengan fokus.

  • Berfikir jika investasi properti adalah cara cepat untuk menjadi kaya.

Investasi properti merupakan investasi jangka panjang yang keuntungannya tidak bisa didapatkan hanya dalam waktu semalam. Berinvestasi properti tidak seperti menjual makanan atau minuman karena menjualnya pun memerlukan waktu yang lama dan sedikit sulit. Saat berinvestasi properti dibutuhkan kesabaran, kerja keras, ketekunan untuk dapat menghasilkan keuntungan. Hal itu karena kenaikan harga properti terjadi dalam kurun waktu tahunan. Jadi paling tidak, Anda akan mendapatkan keuntungan paling tidak 5 tahun setelah membelinya.

  • Kesalahan membeli properti yang kurang produktif.

Seringkali karena kurangnya pengetahuan, seorang investor terjebak dengan membeli properti yang tidak bisa menguntungkan. Bisa jadi karena iming-iming manis developer, investor tergiur dan membeli properti yang kurang produktif tersebut. Sebaiknya, saat Anda membeli properti jangan hanya melihat dari bentuknya saja, melainkan lihat juga dari segi lokasinya apakah strategis dan pertimbangankan nilai jualnya di kemudia hari apakah bisa menguntungkan atau tidak. Jangan sampai kesalahan dalam membeli properti membuat Anda merugi.

  • Tidak Melakukan Estimasi Biaya Secara Matang

Seringkali investor tidak memperhitungkan secara matang sebelum berinvestasi properti. Misalnya saja saat Anda mengajukan kredit pinjaman ke bank, Anda menggunakan properti Anda sebagai agunan. Lalu untuk menutupi biaya kredit yang harus dibayarkan kepada bank tiap bulannya, Anda berinisiatif untuk menyewakan properti tersebut agar mendapatkan uang sewa. Namun Anda tidak memperhitungkan bagaimana jika penyewa mengalami keterlambatan dalam membayar uang sewa, atau bahkan mungkin properti Anda belum laku sedangkan Anda sudah harus membayar kredit pinjaman ke bank. Maka dari itu, jangan hanya tergantung pada uang sewa saja. Pertimbangkan dan perhitungkan dengan baik biaya-biaya yang harus Anda keluarkan saat berinvestasi properti.

  • Tidak Mempertimbangkan Biaya Tambahan

Satu lagi kesalahan yang seringkali dilakukan oleh investor adalah tidak mempertimbangkan biaya tambahan. Biaya tambahan disini misalnya adalah biaya untuk perawatan atau renovasi properti Anda. Padahal properti bangunan memerlukan perawatan dan asuransi agar nilainya tidak turun. Jika nilainya turun, Anda bisa merugi. Untuk itu, pertimbangkan serta persiapkan biaya tambahan ini jauh-jauh hari agar tidak mengganggu keuangan Anda nantinya.

Dengan mengenali kesalahan-kesalahan tersebut di atas, semoga membuat Anda lebih teliti dalam berinvestasi properti. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Required fields are marked*