Beberapa Aspek Dasar yang Harus Berjalan Agar Bisnis Properti Tidak Kandas

10

Sebuah bisnis properti haruslah tersusun dari beberapa faktor pembentuk yang saling terikat dan bekerja bersama-sama sehingga menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi agar bisnis dapat dijalankan secara baik. Faktor-faktor pembentuk tersebut sangatlah penting apabila Anda ingin bisnis properti yang Anda jalani bisa mencapai goals atau tujuan pencapaian. Namun tidak jarang juga bisnis properti mengalami kegagalan atau kandas tidak tengah jalan akibat beberapa aspek dasarnya tidak berjalan dengan baik. Apa saja aspek-aspek dasar tersebut? Perlu Anda ketahui beberapa aspek dasar dalam bisnis properti yang harus berjalan agar bisnis properti Anda tidak kandas.

  1. Aspek Legal dan Hukum

Karena bisnis yang Anda jalankan adalah bisnis properti, maka wajib hukumnya bagi Anda untuk memahami segala aspek legalitas dan hukum. Baik legal dan hukum untuk perusahaan atau badan hukum Anda maupun untuk proyek yang Anda jalankan.

  1. Aspek Marketing

Dapat dikatakan, marketing adalah ujung tombak dari bisnis properti. Pencapaian Anda tergantung dari aspek ini. Jika kegiatan marketing berjalan dengan baik, maka bisnis Anda bisa mencapai kesuksesan.

  1. Kemampuan Negoisasi

Sebagai seorang developer properti, Anda tentunya juga harus pintar dalam melakukan negoisasi. Tidak hanya pada proses akusisi lahan, kemampuan negoisasi juga diperlukan pada proses penting lainnya seperti marketing, perencanaan, penentuan sistem kerja sama dengan investor, dan lain sebagainya.

  1. Perencanaan yang Baik

Apa jadinya sebuah proyek tanpa perencanaan? Pasti tidak karu-karuan ya. Oleh karena itu, seorang developer juga dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merencanakan proyeknya dengan baik.

  1. Konstruksi

Konstruksi merupakan pilar penting yang harus ada dalam bisnis properti. Tanpa mengenal konstruksi, bagaimana bisnis Anda bisa berjalan? Untuk itu, Anda perlu memiliki kemampuan mengenai konstruksi agar mampu menganalisa bisnis yang sedang Anda jalankan.

  1. Financial CashFlow

Meskipun mampu melakukan proses penjualan dengan cepat atau produknya diterima pasar dengan baik, akan percuma jika Anda tidak mampu mengatur arus kas hingga akhirnya terlalu banyak neraca keuangan yang tidak seimbang. Bisa-bisa Anda tidak mampu menutupi kewajiban kepada investor dan pihak-pihak lainnya.

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, agar bisnis properti tidak kandas maka operasionalnya harus lancar serta didukung oleh tim kerja yang memiliki skill mumpuni. Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Tanpa bergabung dengan agent property resmi, dimanakah dpt belajar mengenai aspek legal dokumen rumah?

Leave a Reply

Required fields are marked*