Bisnis Rumah Kost vs Rumah Kontrakan. Mana yang Lebih Menguntungkan?

yukbisnisproperti.org desin(3)

Rumah kost dan kontrakan memang sama-sama memiliki permintaan yang tinggi. Hal tersebut karena jumlah mahasiswa dan karyawan yang rata-rata menghuni rumah kost/kontrakan juga meningkat setiap tahunnya. Jika Anda ingin terjun ke dalam bisnis properti jenis sewa bangunan ini dan masih bingung mana bisnis yang ingin Anda geluti apakah bisnis rumah kost atau rumah kontrakan, Anda perlu mengetahui perbedaan dari keduanya lebih jauh.

Bisnis rumah kost dan rumah kontrakan keduanya memang menguntungkan, namun keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Harga sewa rumah kost dan rumah kontrakan juga jelas berbeda. Rumah kontrakan biasanya disewa dalam jangka waktu tahunan sedangkan rumah kost biasanya harga sewanya dibayar tiap bulan. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan bisnis rumah kost dan rumah kontrakan? Berikut ulasannya.

Kelebihan bisnis rumah kost:

  • Dari segi permintaan, rumah kost memiliki tingkat permintaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah kontrakan, terutama di daerah yang dekat dengan kampus atau perkantoran. Hal tersebut karena rata-rata orang yang mencari sewa kost adalah mahasiswa dan pekerja yang biasanya hanya membutuhkan kamar sebagai tempat tinggal untuk beristirahat.

  • Bisnis rumah kost juga lebih potensial menciptakan bisnis baru. Karena biasanya rumah kost juga memberikan jasa tambahan seperti jasa laundry atau setrika dan bahkan dengan makan sekaligus. Jadi capitalization rate rumah kost mencapai 5-7% dimana jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan sewa rumah kontrakan.

  • Bangunan rumah kost juga lebih optimal dibandingkan dengan bangunan rumah kontrakan. Dimana pada satu lahan rumah kost bisa dibuat 8 hingga 10 kamar, sedangkan satu rumah kontrakan biasanya hanya dibuat 3 kamar saja.

Kekurangan bisnis rumah kost:

  • Pemilik kost harus memberikan perhatian lebih untuk mengurus rumah kostnya seperti membayar tagihan listrik dan air, memperbaiki kerusakan-kekurasakan, dan lain sebagainya.

  • Pemilik kost harus telaten dalam menarik uang sewa bulanan yang dibayarkan oleh penghuni kost. Karena terkadang memang ada penghuni yang telat dalam membayarkan uang sewanya. Pemilik kost juga harus seringkali mengontrol kondisi rumah kostnya, terutama penggunaan listrik dan air. Apabila penghuni kost boros dalam menggunakan listrik dan air, maka pemilik kost lah yang harus membayar biaya ekstra untuk tagihannya. Berbeda dengan rumah kontrakan yang biaya tagihan listrik atau airnya ditanggung oleh penyewa.

Kelebihan bisnis rumah kontrakan:

  • Uang sewa rumah kontrakan biasanya dibayarkan di muka. Dengan menerima uang sewa di muka ini, Anda bisa memanfaatkannya dengan memutar cash flow uang Anda untuk kebutuhan atau investasi berikutnya.

  • Harga sewa rumah kontrakan biasanya mengalami kenaikan sebesar 5% dari harga sewa pada tahun sebelumnya. Jika kondisi perekonomian sedang stabil, harga sewa rumah kontrakan bisa naik 10-15% tergantung dari kondisi lingkungan. Jadi bisnis sewa rumah kontrakan akan selalu memberikan Anda keuntungan.

  • Karena uang sewa rumah kontrakan dibayar di muka, Anda tidak perlu mengontrol dengan sistem bulanan seperti rumah kost.

Kekurangan bisnis rumah kontrakan:

  • Pemilik rumah kost perlu memilih penyewa yang terpercaya. Karena setelah rumah kontrakan disewakan, pemilik seakan lepas tanggung jawab. Tidak jarang rumah kontrakan menjadi rusak akibat kurangnya perawatan dari penyewa. Sehingga pemilik rumah kontrakanlah yang harus merenovasi rumah kontrakannya apabila suatu saat ada yang ingin mengontrak lagi.

  • Untuk merenovasi rumah kontrakannya tersebut, pemilik tentunya harus memiliki dana ekstra.

  • Harga sewa rumah kontrakan lebih sedikit dibandingkan dengan rumah kost karena harga sewa sudah ditentukan sejak awal dan tidak ada biaya tambahan lainnya dari pemilik rumah.

Itulah masing-masing kelebihan serta kekurangan bisnis rumah kost dan rumah kontrakan. Bagaimana? Sudah tau bisnis mana yang ingin Anda geluti? Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Artikelnya lumayan keren.

Leave a Reply

Required fields are marked*