Mengenal Lebih Banyak Tentang Bisnis Properti

yukbisnisproperti.org desin(3)

Adakah sebagian dari Anda belum tahu apa itu bisnis properti? Bisnis properti adalah bisnis yang bergerak di bidang kepemilikan harta yang berbentuk tanah dan bangunan beserta sarana dan prasarana yang ada di dalamnya sebagai elemen yang tidak terpisahkan. Jadi singkatnya, dalam artian sempit dan lebih mudah dipahami, bisnis properti mencakup kegiatan jual beli atau sewa-menyewa produk properti untuk mendapatkan keuntungan, meskipun sebenarnya bisnis properti itu cakupannya sangat luas.

Bisnis properti ada banyak macamnya, mengingat produk properti sendiri juga terdiri dari beberapa macam. Produk bisnis properti yang paling banyak kita jumpai adalah rumah atau perumahan dan hunian lain seperti apartment, rumah susun, villa, kost, dan asrama mahasiswa. Selain hunian, produk bisnis properti lainnya yang juga tak kalah banyaknya adalah bangunan komersil atau tempat usaha, meliputi ruko, pusat perbelanjaan, hotel, gedung perkantoran, dan rumah sakit. Bisnis properti di bidang hunian dan bangunan komersil paling banyak dilakoni saat ini karena hunian adalah kebutuhan utama manusia dan bangunan komersil banyak dibutuhkan sebagai tempat usaha. Ada juga produk properti berupa bangunan industri, misalnya saja pabrik.

Dalam bisnis properti terdapat beberapa istilah yang perlu untuk Anda ketahui sebelum terjun ke dalam bisnis ini. Berikut istilah-istilah dalam bisnis properti:

  • Broker properti: orang yang mempunyai agensi properti sendiri dan memperkerjakan para agensi properti.

  • Agen properti: orang yang bekerja untuk broker untuk mencari listing dan menjual properti.

  • Developer/pengembang: orang atau perusahaan yang dalam bisnis properti sebagai pembangun atau pemasar properti baik dalam skala kecil maupun besar.

  • Buyer/investor: orang yang membeli properti, atau bila dipakai untuk investasi disebut investor.

  • Booming properti: kondisi yang terjadi ketika terjadi peningkatan tinggi aktivitas dalam investasi properti.

  • Capital gain: keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan properti, dibandingkan dengan harga pada saat membeli.

  • Co-broking: kerjasama penjualan rumah antara 2 agen atau lebih.

  • Earlybird: pembelian properti pada saat baru dipasarkan oleh developer.

  • Primary market: rumah/apartement/ruko baru, atau penjualan hasil pengembangan lahan developer yang pertama kali dijual.

  • Secondary market: rumah/apartement/ruko/properti yang sudah pernah diperjual belikan sebelumnya di primary market.

  • Sunrise properti: properti baru yang berkembang dan stabil kenaikan nilainya. Biasanya terletak di kawasan baru dan berkembang, sebuah kawasan baru dan kawasan modern yang baru direhabilitasi.

  • Sunset properti: properti yang berusia tua dengan kualitasnya yang sudah menurun dan jelek.

Itulah beberapa istilah dalam bisnis properti, yang sebenarnya masih banyak lagi. Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai bisnis properti? Atau malah ingin mencoba terjun ke dalam bisnis ini? Ada baiknya tentukan dulu produk bisnis properti apa yang ingin Anda tekuni.

Leave a Reply

Required fields are marked*