Rumah Ini Dibangun Dengan Printer 3D Dalam 45 Hari

china-3d-printed-house1-2000x1500-1200x900

Sebuah rumah dibangun menggunakan printer 3D di China. Mencetak rumah ini membutuhkan waktu 45 hari dan cukup kokoh untuk menahan gempa bumi. Firma arsitektur di Beijing, HuaShan Tengda mengatakan bahwa 400 meter persegi struktur rumah ini mampu menahan gempa bumi 8 skala Richter.

Bangunan ini telah dicetak bagian per bagian dan kemudian disatukan menggunakan tenaga kerja manual dan menggunakan alat bantu crane. Meski dicetak mengunakan printer 3D, bangunan ini tetap membutuhkan tenaga kerja fisik yang terlibat dalam proses pembangunan. Pekerja konstruksi menginstall bingkai, pipa, dan lainnya yang tidak bisa dikerjakan oleh printer 3D.

Bangunan ini sekarang terbuka untuk umum di Beijing. Yuk kita lihat seperti apa bangunannya.

Di dalam rumah
Di dalam rumah
china-3d-printed-house5-2000x1500-1200x900
Tampak Depan
china-3d-printed-house2-2000x1500-1200x900
Tebalnya dinding
china-3d-printed-house7-2000x1500-1200x900
Jendela-jendela

Sumber RealEstate.com.au

Leave a Reply

Required fields are marked*