Di Kota Markas Alibaba, Sehari Terjual 5.105 Rumah

sumber www.iync.org

Hangzhou, China adalah kota dimana Alibaba bermarkas sebagai pusat teknologi Alibaba. Pada hari Minggu (18/9/2016) lalu, tercatat 5.105 rumah terjual di Hanzhou. Ini adalah transaksi paling besar dalam sehari yang terjadi pada kota itu. Ini terjadi setelah Hangzhou menjadi tuan rumah pertemuan G-20. Nilai jual hunian di Hangzhou meningkat dan penjualan mencetak rekor tertinggi sebagai imbasnya.

Pemerintah kemudian mengumumkan larangan bagi non penduduk asli atau mereka yang tidak memiliki “hukou” , sertifikat registrasi rumah tangga, untuk membeli rumah kedua di pusat kota Hangzhou. Pengumuman ini disampaikan pada pukul 17.00 di hari yang sama. Pelarangan ini mulai berlaku pada Senin setelahnya atau 19 September 2016. Demikian dilangsir dari China Daily.

Sekitar 39 persen penjualan rumah selama pertemuan G-20 dilakukan oleh pembeli non penduduk asli. Pertemuan G-20 dianggap sebagai penggerak utama penjualan rumah yang besar ini, padahal pertemuan G-20 adalah pertemuan diplomatik.

Setelah pertemuan tersebut, masih banyak pembeli yang berada di kantor pemasaran sampai Minggu tengah malam.  Dilaporkan oleh Quartz bahwa banyak broker yang keluar pada malam hari untuk melakukan transaksi personal di Shanghai.

Hangzhou memang mencatat rekor penjualan rumah baru pada delapan bulan pertama di tahun 2016 ini sebanyak 154.000 rumah. Demikian menurut E-House China R&D Institute. Biro Statistik Nasional juga mengungkapkan rata-rata harga rumah baru di Hangzhou naik 22 persen pada Agutus 2016 dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pembatasan kredit terkait rumah baru pada Agustus lalu juga dinilai sebagai pemicu pembelian panik ini.

Sumber Kompas

Leave a Reply

Required fields are marked*