create crowd 3

Menjadi Broker properti di lapangan menemui banyak peristiwa dengan berbagai macam karakter manusia yang sayang terlewatkan tanpa mengambil pelajaran berharga

Salah satu cerita unik yang bisa diambil pelajaran ketika terjadi transaksi jual beli rumah kos setahun yang lalu dibantu jasa perantara (Broker) seharga 1,8M. Mari kita liat cerita anak manusia yg “sangat antik”

Sinopsis: Pembeli deal beli kost 1,8M lalu bayar uang muka 150jt di notaris dengan perjanjian pelunasan 3 bulan kemudian. Perantara dapat uang 300jt karena harga aslinya 1,5M.

PENJUAL: Penjual adalah anak bungsu yang sudah menjual 2 rumah ayahnya. Rumah kos ini rumah terakhir. Konon ayahnya kena stroke karena stress. Bahkan utk jual beli ini Sang anak membubuhkan cap jempol orangtuanya ketika ayahnya tidur (ANAK DURHAKA!)

PEMBELI: Pembeli adalah istri dari “pejabat publik” yang doyan kawin. Ketika itu Sang istri ingin “mengamankan” dana 2M milik suaminya untuk cadangan dia. Sehingga tidak menawar harga dari perantara. Namun akhirnya ketahuan lalu batal semua rencana (ISTRI KEPEPET!)

PERANTARA: Terdiri dari dua orang “amatiran” yang mereka menawarkan harga diangka 1,8M sehingga punya untung 300jt dibagi berdua. Alhasil transaksi batal bahkan salah seorang terlanjur hutang hampir puluhan juta karena merasa akan dapat rejeki super besar (RAJA TEGA YANG APES!)

Menggunakan jasa Broker perantara tidak seekstrim cerita diatas. Itu hanya cerita yang jarang sekali terjadi sebagaimana ada anak seekstrem diatas durhaka terhadap orang tuanya…

Malang, 27/03/2016 | Penulis Kang Musa, seorang broker properti di Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *