Mereka Menginginkan Teman, Bukan Penjual

Produk yang sempurna dan presentasi yang menyakinkan tidak cukup untuk membuat orang membeli properti kita. Anda mungkin pernah mengalaminya, berbicara berjam-jam, mulut sampai berbusa, namun penjualan nihil. Apa yang terjadi?

Coba periksa ulang. Apakah orang yang anda hadapi benar-benar sasaran yang tepat bagi properti anda? Ingat, pengertian pasar adalah orang yang butuh, ingin dan punya daya beli (purchasing power). Berupaya menjual properti kepada orang yang bukan menjadi target pasar produk kita, hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga. Sama halnya dengan menawarkan bantuan berupa baju hangat pada seseorang di siang terik. Tawarkanlah baju hangat itu diwaktu malam yang dingin. Carilah orang yang membutuhkan pertolongan anda!

Jika anda sedang mempunyai masalah, petuah siapa yang akan anda dengar? Petuah dari seorang teman atau petuah dari orang asing yang tidak anda kenal? Seorang teman tentu akan memberikan petuah yang terbaik. Ketulusan dari pertemanan terasa begitu hangat sehingga tak ada keraguan dari dalam diri kita untuk mendengarkan nasihat dari seorang teman. Mereka tentu menginginkan yang terbaik untuk kita.

Bagaimana dengan penjual properti? Nasihat paling tulus dari seorang penjual pun tidak jarang mendatangkan cibiran dari calon pembeli, “ah mereka kan hanya peduli pada produk mereka!” Dengan alasan itulah, orang lebih menyukai membeli dari teman mereka. Ini adalah salah satu nasihat terbaik : Jadilah teman bagi pelanggan anda, bukan sekedar penjual properti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *