Tips Membeli Rumah Untuk Kaum Muda

KPR SYARIAH q

Akan sangat bijak bila sedari awal bekerja anda langsung membuat rencana membeli rumah di lokasi yang masing-masing dekat dengan sanak family, yang disekitarnya banyak fasilitas untuk keluarga, yang mudah di akses dengan beragam model transportasinya, dan sebagainya. Karena pada umummnya orang yang sudah berkeluarga harus memiliki rumah.

Umumnya kaum muda adalah pembeli rumah pertama. Untuk rumah pertama, terlebih tipe 70 meter persegi kebawah, bank biasanya mensyaratkan uang muka yang ringan, antara 10%-20%. Berkaitan dengan hal tersebut perkirakan kapan rumah akan dibeli dan mulailah menabung uang mukanya. Misal rumah tipe 36/72 seharga Rp300 juta saat ini, bila dibeli tiga tahun lagi maka akan menjadi Rp400 juta dengan asumsi harga naik rata-rata 10% pertahun (net). Kalau uang mukanya 20% atau Rp80 juta, ditambah biaya KPR dan lain-lain menjadi Rp90 juta, berarti sejak sekarang anda harus menabung minimal Rp2,5 Juta perbulan. Kalau berat menyisihkan gaji sebesar itu, cari rumah dengan uang muka 10% atau Rp40 Juta ditambah biaya-biaya KPR menjadi Rp50 Juta. Jadi anda cukup menabung Rp1,4 juta perbulan. Hanya saja dengan uang muka yang lebih kecil, anda harus dapat membayar cicilan bulanan lebih besar.

Jangan sampai anda memilih rumah idaman dulu, baru ke bank minta KPR, biasanya pengajuan KPR anda cenderung akan ditolak, yang benar adalah memastikan dulu kemampuan anda mencicil, baru memilih rumah yang cocok harganya dan datang ke bank meminta KPR. Ingat patokan bank dalam memberikan KPR adalah kemampuan mencicil anda senilai maksimal 1/3 dari penghasilan bersih yang dibawa pulang (take home pay). Kalau gaji bersih anda Rp9 juta, kemampuan mencicil anda dimata bank paling tinggi adalah Rp3 juta perbulan. Dengan daya mencicil itu anda bisa mendapatkan rumah seharga Rp 400 juta bila dibeli dengan KPR 15 tahun, dengan uang muka 30%, bunga 10% pertahun.

Bila gaji tidak mungkin ditingkatkan, ada beberapa cara menaikan kemampuan mencicil yaitu memperbesar uang muka, mengambil tenor KPR yang panjang dan lebih lama, dan mencari KPR dengan bunga yang lebih rendah. Misalnya rumah tipe 33/78 di sebuah perumahan besar di Yogyakarta dijual Rp400 juta/ unit. Bila dibeli dengan uang muka 10% dan bunga 12% pertahun, tenor 15 tahun, cicilanya adalah sekitar Rp4,32 juta perbulan. Kalau dengan uang muka dinaikan menjadi 30%, tenor diulur menjad 20 tahun, dan bunga KPR hanya 10% tentu angsurannya menjadi lebih kecil.

Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Good

  2. Mantap gan,

    semoga cepet laku
    ——————————————————————————————————
    Situs jual beli properti – Pasar Rumah:
    https://web.pasarumah.com

    Download juga Applikasinya di Play Store:
    https://play.google.com/store/apps/details?id=com.pasarumah.androidapp

  3. […] dikutip dari Yukbsinisproperti.com, umumnya kaum muda adalah pembeli rumah pertama. Untuk rumah pertama, terlebih tipe 70 meter […]

Leave a Reply

Required fields are marked*