KREDIT BANK

Kebanyakan orang mengurungkan niatnya untuk merenovasi rumah karena terkendala masalah biaya. Sebenarnya anda tidak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa anda coba untuk mendapatkan dana renovasi rumah anda. Simak tips berikut.

KPR RENOVASI

Selain sebagai fasilitas kepemilikan rumah, dana kredit pinjaman rumah (KPR) juga bisa digunakan untuk melakukan renovasi. Dengan fasilitas ini, bank akan memberikan dana pinjaman untuk melakukan renovasi rumah. Tapi yang harus Anda ketahui, biaya renovasi yang diberikan oleh bank 80% dari total keseluruhan biaya. untuk itu, ada baiknya anda sudah menyiapkan dana terlebih dahulu untuk menutupi kekurangan biaya yang tidak diberikan bank.

FASILITAS TOP UP DARI KPR

Top Up KPR adalah pengajuan penambahan dana pinjaman dengan jaminan rumah yang saat ini sedang diangsur melalui cicilan KPR. Fasilitas Top Up KPR biasanya dapat diberikan setelah nasabah melewati setengah dari masa angsurannya. Misal, jika cicilan KPR anda 10 tahun, anda sudah menyicilnya selama 5 tahun atau lebih. Selain itu, nasabah juga harus memiliki rekam jejak angsuran yang baik untuk mendapatkan fasilitas ini.

ALIH KREDIT KPR

Apabila anda tidak bisa mengajukan top up KPR pada bank yang pemberi KPR anda, alih kredit atau take over bisa jadi pilihan. Alih kredit KPR adalah mengalihkan hutang-piutang dari satu bank ke bank lain yang dirasa memiliki suku bunga lebih kecil. Dengan kata lain, anda berganti bank penyedia KPR. Bank akan melunasi saldo hutang KPR di bank sebelumnya, lalu anda menyicil sisa hutang lama anda kepada bank yang mengambil alih. Lalu dari mana dana renovasi bisa didapat? Saat melakukan pengalihan, ada dana tambahan yang berasal dari suku bunga yang lebih rendah dari suku bunga sebelumnya. Hal ini akan menimbulkan selisih antara plafon kredit dengan sisa pinjaman. Dana inilah yang bisa anda gunakan untuk melakukan renovasi.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *