Penjual Hebat Bukan Karena Bakat, Tapi Tekad

rumahrumah

Masih menyesali diri karena merasa terlahir tanpa bakat menjual? Berhentilah, tidak ada penjual yang berhasil karena semata mengandalkan bakat. Faktanya, kita tentu sering menemukan seseorang yang berangkat dari tak tahu apa-apa, lalu menekuni satu bidang dalam waktu 10 tahun (atau mungkin lebih cepat), tiba-tiba saja menjadi genius pada bidang itu.

Mozart sudah menciptakan berbagai concerto selama sepuluh tahun lamanya sebelum akhirnya menulis karya besarnya. Pecatur hebat, Bobby Fisher, membutuhkan waktu sembilan tahun untuk menjadi pecatur elite dunia. Apa yang terjadi? Penelitian terhadap pemusik, olahragawan, penulis novel fiksi, dan berbagai macam orang dengan jenis pekerjaan lainnya menunjukkan bahwa perbedaan di antara mereka yang sukses dengan yang gagal adalah terletak hanya pada kerja kerasnya dalam waktu yang lama. “orang-orang yang sukses tidak hanya berlatih keras atau lebih keras dari orang lain, tetapi mereka berlatih sangat jauh lebih keras,” Tulis Malcom Gladwell (Malcolm Gladwell, 2009:41).

Ahli saraf Daniel Levitin membuktikan, “Gambaran yang muncul dari berbagai penelitian menunjukkan perlunya latihan selama sepuluh ribu jam untuk memperoleh keahlian yang dibutuhkan demi menjadi seorang ahli kelas dunia.” Latihan dalam waktu yang lama tak akan terwujud tanpa tekad yang kuat menghadapi kegagalan demi kegagalan.

Pun demikian dengan penjual (marketing atau sales) properti. Siapa saja bisa menjadi penjual properti yang hebat. Dan pebisnis properti yang hebatpun, adalah penjual properti yang hebat pula.  Kesalahan dan kegagalan, sama halnya dengan keberhasilan, bersama-sama membentuk karakter seorang penjual properti yang berhasil. Jadi, tekad untuk berhasillah yang membentuk penjual, bukan bakat. Bakat sangat diperlukan, tetapi pilihan dan latihan lebih penting.

Leave a Reply

Required fields are marked*