Tips Mencegah Rumah Anda Dari Banjir

Tak bisa dipungkiri musim hujan sudah tiba, seperti pada tahun lalu beberapa daerah di indonesia terendam air akibat musim hujan yang deras. Beberapa kawasan bahkan sempat terendam banjir. Untuk itu beragam persiapan harus mulai kita lakukan dalam rangka mengantisipasi datangnya banjir di kawasan kita mulai dari hal yang sederhana hingga yang menghabiskan banyak uang.

Lantas bagaimana caranya dan Apa saja yang harus dilakukan? Simak tips berikut.

Membuat Biopori

Biopori merupakan lubang – lubang kecil dengan lebar 10 cm. Lubang tersebut dibuat di tanah. Pembuatan biopori bertujuan untuk mengoptimalkan daya serap air pada pekarangan rumah Anda sehingga dapat meminimalisir genangan – genangan air di pekarangan rumah.

Cara membuat biopori tidaklah sulit. Akan tetapi, sebelumnya, Anda harus memiliki ‘bor tanah’ untuk membuat lubangnya. Buatlah lubang tersebut sedalam 100 cm dengan jarak antar lubang kurang lebih 1 meter. Makin banyak lubang biopori yang Anda buat, maka air di pekarangan rumah Anda akan semakin cepat meresap.

Siapkan Saluran Air

Semua orang sebenarnya sudah mengetahui solusi yang satu ini. Namun belum banyak yang sungguh – sungguh melaksanakannya. Persiapan yang harus dilakukan untuk saluran air adalah dengan membersihkannya. Hal ini sebaiknya Anda lakukan bersama – sama dengan warga di sekitar rumah untuk memberikan dampak yang berarti pada saat musim hujan tiba.

Membuat Sumur Resapan

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menampung air hujan adalah dengan membuat sumur resapan. Selain sebagai penampungan, sumur tersebut juga membantu peresapan air yang ditampung tersebut ke dalam tanah. Dengan kehadiran sumur resapan, maka kemungkinan rumah terendam saat banjir akan semakin kecil.

Selain itu periksa apa di rumah Anda saat ini sudah terdapat sumur resapan atau belum. Bila belum ada, segera buat sumur tersebut. Selain sebagai upaya untuk menghindari banjir, sumur tersebut juga telah diatur dalam regulasi rumah dan harus ada di tiap rumah.

Gunakan Grass Block atau Paving Block

Coba lihat pekarangan rumah Anda. Apakah seluruh area pekarangan tersebut tertutup dengan perkerasan? Jika Anda menjawab ya, lantas material apa yang digunakan? Bila pekarangan rumah Anda ditutup dengan material yang direkatkan menggunakan semen atau bahkan area tersebut dicor, maka sebaiknya Anda segera menggantinya.

Sebaiknya ganti dengan grass block atau paving block. Dengan menggunakan material seperti ini, masih ada ruang yang dapat dilewati oleh air untuk masuk ke dalam tanah. Namun perlu diingat bahwa paving block juga jangan dipasang dengan semen karena celah masuk nanti akan tertutup oleh semen.

Meninggikan Rumah

Ini merupakan pilihan terakhir yang bisa dilakukan. Pasalnya selain proses pengerjaannya lama, proses ini juga memerlukan biaya yang besar. Dengan cara ini, Anda akan melakukan renovasi besar-besaran sebelum musim hujan tiba.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *