Tips Memilih Rak Pada Dapur

Peran rak di dapur sangatlah penting karena untuk menyimpan aneka perabot, peralatan makan dan memasak, makanan, sembako, bahkan bahan kimia pembersih. Keragaman barang itu jelas membutuhkan tempat penyimpanan yang terpisah. Ini bertujuan agar dapur sebagai tempat mengolah makanan, juga perabotan dan bahan makanan, selalu bersih dan higienis.

Rak dapur harus disesuaikan dengan karakter barang yang akan disimpan agar fungsi rak menjadi optimal. Untuk penempatannya, rak di dalam cabinet di bawah meja dapur lebih sesuai apabila digunakan sebagai tempat penyimpanan perabot atau peralatan memasak dan menyimpan persediaan sembako. Untuk mempermudah akses dan menjaga kebersihannya, rak sebaiknya mempunyai pintu dan ventilasi.

Lubang ventilasi dapat ditempatkan pada bagian belakang atau samping. Bentuk lubang bisa lingkaran atau kotak. Pilihan bisa sesuai selera dan posisi rak dapur. Yang harus diingat, lubang itu sebaiknya ditutup kawat kasa agar tidak menjadi pintu masuk binatang pengerat atau serangga pengganggu.

Sedangkan rak pada cabinet di atas meja dapur, umumnya difungsikan sebagai tempat menyimpan peralatan makan seperti piring, cangkir, gelas, dan sendok. Selain itu, cabinet ini juga bisa digunaan sebagai tempat menyimpan bahan makanan yang tidak berat seperti kopi, teh, dan gula.

Untuk rak yang tidak memiliki pintu dan bersifat terbuka, sebaiknya dibersihkan secara berkala, karena sangat mudah terkena debu, kotoran, dan minyak. Minimal lakukanlah pembersihan seminggu sekali pada jenis rak ini untuk menghindari rak menjadi kotor dan tidak sehat.

Sebagai tempat menyimpan perangkat dan bahan makanan, pilihan bahan material cabinet berikut raknya harus memenuhi standar keindahan, kebersihan, dan kesehatan. Material yang tepat tidak hanya membuat rak cabinet dapur terlihat cantik, namun juga higienis.

Material rak, bisa saja sama dengan material kitchen set secara keseluruhan. Material yang ditempatkan dalam dapur biasanya sudah sesuai dengan standar sehat, namun untuk rak khusus, seperti rak penyimpan piring, sendok, perabot, serta sembako, sebaiknya dipilih yang “lebih sehat” karena bergesekan langsung dengan barang-barang yang bersentuhan langsung dengan tubuh.

Misalnya, jika pilihan materialnya logam, maka pilihlah yang tidak mudah berkarat atau luntur. Jika materialnya kayu, maka pastikan rak itu tidak mudah lembab demi mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Jika plastic, pastikan plastic itu memenuhi standar kesehatan juga. Tidak berbau dan beracun, pastinya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *