Kelebihan Dan Kekurangan RISHA

rumah tumbuh2

RISHA disebut sebagai teknologi instan karena sebuah penemuan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu yang cepat, harga terjangkau dan tetap mempertahankan kualitas bangunan sesuai dengan standar (SNI), dengan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya.

Sebagaimana diketahui, bahwa pertumbuhan rumah baru setiap tahunnya sangat tinggi, yaitu mencapai 800.000 unit per tahun, sedangkan pada sisi lain, daya beli mesyarakat sangat rendah, yaitu 70% kelompok masyarakat termasuk berpenghasilan rendah, dan cukup berat untuk mendapatkan rumah layak sehingga RISHA hadir sebagai solusinya,

Namun dibalik banyaknya kelebihan tentang adanya RISHA ini, masih ada beberapa kelemahannya. Dan berikut kelebihan dan kekurangan dari RISHA :

 

KELEBIHAN

Waktu pembangunan instalasi lebih cepat dibandingkan dengan teknologi konvensional, bisa sepuluh kali lebih cepat dari pembangunan rumah biasa.

  • Jumlah tenaga kerja untuk merakit teknologi ini cukup 3 orang saja, dengan waktu yang singkat dan jumlah tenaga yang lebih sedikit, maka teknologi ini merupakan teknologi yang mendorong peningkatan produktifitas kerja
  • Teknologi ini memiliki kemudahan dalam penjaminan mutu, karena terukur dan terkonsentrasi proses produksinya, terutama pada pembangunan skala masal, mutu antara satu bangunan dengan bangunan lainnya akan sama
  • Dari sisi konsumsi bahan bangunan teknologi ini hanya mengkonsumsi sekitar 60% bahan bangunan dibandingkan dengan teknologi konvensional, sehingga teknologi ini lebih ramah lingkungan (hemat sumber daya alam, hemat energi, hemat pemeliharaan, hemat waktu)
  • Karena mengacu pada ukuran modular, maka bahan bangunan yang terbuang relatif sangat kecil
  • Membuka peluang lapangan pekerjaan baru, disektor industri komponen bahan bangunan, terutama bagi UKM
  • Tentunya bangunan ini juga tahan terhadap gempa
  • Dapat dikembangkan pada arah horizontal maupun vertikal sampai dengan dua lantai, tanpa harus merubah bagian bawah

 

KEKURANGAN

  • Karena komponennya mengacu pada ukuran modular, maka ukuran denah sangat kaku, dimana ukuran tersebut menngacu pada ukuran kelipatan 3.00 meter dan 1,5 meter, sehingga bila memiliki lahan dengan ukuran diluar modul tersebut agak repot.
  • Bila dibangun dalam jumlah satuan mahal harganya karena harus berinvestasi pada cetakan, sehingga disarankan pembangunan sekitar 500 unit untuk tipe 21. Angka tersebut telah mencapai BEP-nya.

Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Required fields are marked*