meningkatkan komunikasi, aryo diponegoro, bisnis properti, yuk bisnis properti, saputra wiajaya, ilmu komunikasi marketing, komunikasi penjualan, tips jualan rumah, jualan properti, seminar properti

Idul Fitri sudah diambang mata. Dengan kecanggihan teknologi komunikasi, sudah umum saat Hari Raya ini tiba, kita menggunakan fasilitas broadcast message dari berbagai aplikasi untuk menyampaikan ucapan selamat. Sebagian dari kita, acap memanfaatkannya untuk sekaligus menjual listing properti.

Selling is helping, kata orang bijak. Saat menjual lewat broadcast, bantulah calon pembeli kita agar mudah dalam membaca dan memahami pesan dengan kiat berikut:

1. Gunakan judul yang menarik atau bahkan mengundang penasaran tanpa manipulasi. Pemasaran adalah penasaran. Demikian ungkapan unik yang sering kita dengar. Judul adalah hal pertama yang dibaca dari  sebuah tulisan. Judul menjadi kunci sebuah tulisan akan terus dibaca atau  tidak. Otak kita sebagai mesin pengolah informasi menyenangi hal-hal yang baru dan tidak biasa. Manfaatkan ini untuk membuat judul. Namun demikian, hindari membuat judul yang mengandung kebohongan atau manipulasi sekadar untuk menarik perhatian.

Contoh: Ini Listing yang Rugi Anda Lewatkan Pekan Ini !

2. Buat isi broadcast singkat dan padat. Tidak perlu semua informasi kita berikan. Di samping karena tempat yang terbatas, kadang kita juga perlu sengaja menyimpan informasi tertentu guna menguji respon dan minat pembaca. Caranya dengan mengundang rasa ingin tahu dan memancing pertanyaan.

Contoh pada penutup: Harga di bawah pasar! Mau tau? Japri ya..

Pembaca yang berminat pasti akan menindaklanjuti dengan mengirim pesan pribadi.

3. Jika brodkes harus panjang, pisah-pisah menjadi beberapa paragraf. Per paragraf cukup 3-5 baris untuk kenyamanan membaca. Orang akan malas membaca jika melihat tulisan terlalu panjang apalagi bertumpuk.

Broadcast seperti ini misalnya,

Dijual Murah

Rumah 2 Lantai di Jalan Bina Asih 3, Jatiasih;

Luas tanah 100 M2, Luas Bangunan 120 M2;

3 KT + 1, 2 KM, 1 R. Kerja, R. Tamu, R. Keluarga, Dapur, Carport, Taman depan & belakang;

Desain Modern, Lingkungan Asri, Lokasi Strategis. Hanya 1 Km dari Pintu Tol Komsen, Jatiasih;

Info lanjut dan harga hubungi 0813-1698-2500

tentu akan lebih nyaman dibaca dibanding tulisan yang sama dengan format berikut,

Dijual Murah. Rumah 2 Lantai di Jalan Bina Asih 3, Jatiasih. Luas tanah 100 M2, Luas Bangunan 120 M2; 3 KT + 1, 2 KM, 1 R. Kerja, R. Tamu, R. Keluarga, Dapur, Carport, Taman depan & belakang. Desain Modern, Lingkungan Asri, Lokasi Strategis. Hanya 1 Km dari Pintu Tol Komsen, Jatiasih. Info lanjut dan harga hubungi 0813-1698-2500.

4. Pilih hanya satu atau dua listing jagoan saja untuk dibrodkes. Pilihan terlalu banyak akan membuat pembaca bingung. Seleksi yang paling menguntungkan sebagai hot listing. Tempatkan diri anda di posisi pembaca untuk menilai tingkat kemenarikannya. Sisanya simpan untuk dikeluarkan jika ada permintaan atau untuk broadcast pada lain waktu. Mengelompokkan sesuai daerah atau kategori tertentu juga akan memudahkan pembaca.

5. Latih kemampuan membaca pola. Tiap grup, kelompok, pasti memiliki preferensi yang berbeda terhadap listing. Pelajari respon dari tiap jenis listing yang anda brodkes ke tiap grup atau kelompok. Grup end-user tentu beda preferensi dengan grup developer atau flipper. Belajarlah dari pengalaman. Fokus pada listing yg diminati atau mendapat respon bagus.

6. Kenali waktu-waktu yang mustajab untuk mengirim broadcast.
Kalau stasiun TV punya prime-time, dunia media sosial pun demikian. Pelajari kapan target pembaca mulai aktif membaca atau berinteraksi di media sosial yang kita gunakan dan manfaatkan pola yang ada.

7. Kiat terakhir ini sekadar kelakar. Harus dibaca dengan senyum. Jangan gunakan cara ini kepada rekan yang sudah membaca tulisan ini karena strategi kita akan terbaca.

Semoga bermanfaat.

(Zidni Ilman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *