Tetap Optimis Dihadang Potensi Bubble

rumah konsumen lain

Kebutuhan akan hunian makin hari makin meningkat. Setidaknya ada lebih dari 13 juta rakyat Indonesia belum memiliki rumah. Program pemerintah dengan uang muka 1% dan bunga 5% memang untuk mendorong supply rumah untuk demand yang sebesar itu. Tapi ada potensi penggelembungan properti di Indonesia karena beberapa hal.

Kami mengkonfirmasi hal ini kepada Sentot Alibasyah, Direktur pengembang beberapa perumahan di Cirebon.

“Potensi bubble bisa terjadi bukan karena tidak ada yang mau beli. Tapi karena supplynya makin menipis”, demikian jelas beliau.

Harga tanah yang semakin meninggi membuat pengembang kesulitan memberikan harga rumah yang “wajar” di harga pasar. Demand 13 juta rumah sebagian besar adalah rumah bersubsidi yang memiliki uang muka hanya 1% dan bunga 5%.

“Untuk membangun rumah bersubsidi, harga dasar tanahnya harus berkisar 100 ribu per meter persegi. Makin hari makin sulit dapat tanah semurah itu.”, kata Pak Sentot.

Harga tanah untuk rumah bersubsidi menjauh dari pusat kota. Dan fasilitas seperti jaringan listrik dan air bersih serta jalan bisa jadi belum sebaik dengan kota. Beban pengembangan juga akan semakin tinggi. Dan minat konsumen akan turun melihat jauhnya lokasi rumah dari kota.

“Harga tanah makin tinggi, tapi daya beli tidak setinggi kenaikan harga tanah. Ini bisa terjadi bubble dalam beberapa tahun ke depan.”, ujarnya.

Meski demikian ada sisi positif. Pengembang mau tidak mau harus mengembangkan daerah yang memang belum berkembang. Pengembang membangun wilayah yang letaknya jauh dari kota dan mengedukasi calon konsumen mengenai investasi.

“Bagusnya adalah pengembang harus terjun ke daerah yang jauh dari kota. Sekaligus membangun pusat ekonomi baru yang bisa mendukung kegiatan di kawasan yang akan dibangun. Jadi penghuni tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk sekedar beli sembako dan bahan pokok lainnya.”, kata beliau dengan nada optimis.

Comments

  1. Rasanya sulit ketika Pemerintah dlm hal ini tdk ada action nyata utk mengatasinya, banyak Developer yg mengeluhkan ttg program Sejuta rumah

Leave a Reply

Required fields are marked*