Sekarang! Momen Tepat Investor Properti Ambil Rumah Secondary. Koq Bisa?

investasi properti idaman

Ketika di bulan puasa (Ramadhan) ini banyak orang disibukkan dengan kegiatan religi, aktifitas sosial, dan persiapan menjelang Hari Raya (Lebaran), siapa sangka justru saat inilah momen yang paling tepat bagi para Investor yang ingin menginvestasikan dananya pada properti secondary.

Ada beberapa faktor yang menguntungkan bagi investor properti second dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan dan perayaan Lebaran ini. Berikut diantaranya :

  1. Harga Properti cenderung dilepas pada harga murah. Kebutuhan Dana Segar dan Cepat bagi pemilik rumah, menyebabkan rumah yang mereka pasarkan ingin cepat laku. Biasanya supaya Rumah/Properti cepat segera terjual, mereka melakukan koreksi harga yang gila-gilaan. Hal ini tentunya yang akan menguntungkan bagi investor karena banjirnya penawaran barang secondary dengan harga yang sangat menarik bahkan sangat murah.
  2. Kemudahan Cara bayar. Pada bulan ini kebutuhan dana segar bagi para pemilik rumah (vendor) semakin tinggi, meski sebenarnya dana urgent yang mereka butuhkan tidaklah terlalu besar. Justru ini adalah kesempatan bagi para investor/calon buyer untuk membeli properti dengan pengajuan pembayaran yang lunak dan mendapat peluang untuk membayar Uang Muka / Uang Tanda Jadi seminim mungkin, guna segera menutup transaksi. Bagi vendor (pemilik) rumah, asal mereka terima dana segar (Fresh Money) untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya, mereka tidak segan-segan melepas rumah/propertinya dengan segera
  3. Penawaran properti dengan diskon harga yang menarik semakin banyak, sedangkan Calon Buyer sangat sedikit.  Bukan hanya pemilik rumah yang membutuhkan dana, para pemain properti baik developer, pedagang flipper, dan broker pun berlomba-lomba mendapatkan penghasilan atas transaksi penjualan properti. Berbagai cara akan dilakukan oleh para penjual properti ini, mulai aktivitas marketing yang lebih agresif, hingga pendekatan ke vendor (pemilik) yang memang juga membutuhkan dana segar dan cepat supaya mau mulai berpikir melakukan koreksi harga jual. Tentunya hal ini akan menyebabkan pasar (market) penuh dengan penawaran jual properti murah, sedangkan di situasi ini, calon buyer end user masih menahan diri untuk melakukan pembelian properti mengingat pengeluaran keuangan masih sangat tinggi sampai pasca Hari Raya.  Sesuai Hukum Ekonomi semakin banyak penawaran, dan minimnya permintaan, menyebabkan Harga terkoreksi dan akan susah untuk bisa terjual dengan harga tinggi
  4. Bertepatan dengan pergantian Tahun Ajaran Baru. Pergantian Tahun Ajaran Baru ini bagi sebagian orang adalah kondisi dimana mereka harus mengeluarkan biaya lebih banyak dari biasanya. Hal ini akan memperparah kondisi daya beli masyarakat, dan lebih memperkuat adanya kebutuhan dana yang lebih besar lagi bagi pemilik rumah (penjual). Secara psikologis hal ini akan mempengaruhi pergerakan penjualan pasar properti. Di sini lah para Investor Properti semakin di atas angin

Jadi bagi anda yang mungkin memiliki dana fresh money lebih, inilah saat yang tepat anda berburu properti second. Tunggu Apa Lagi ????

Penulis : Nuri Hendra | Owner/Direktur Utama : NRP PROPERTY

Leave a Reply

Required fields are marked*