Mau Akrab Dengan Calon Konsumen? Teknik Ini Bisa Jadi Solusi

meningkatkan komunikasi, aryo diponegoro, bisnis properti, yuk bisnis properti, saputra wiajaya, ilmu komunikasi marketing, komunikasi penjualan, tips jualan rumah, jualan properti, seminar properti

Bagi Kita yang sering berkutat dengan dunia tawar menawar terlebih bagi yang sedang menjalani sebuah kegiatan bisnis, kadangkala atau bahkan sering diantara kita mengalami kebekuan dalam hal komunikasi dengan konsumen,hal ini cukup membuat tidak nyaman konsumen yang ujung-ujungnya dapat menurunkan bargaining power (daya Tawar) kita dalam proses transaksi.

Banyak hal yang membuat proses komunikasi kita terganggu hingga kita merasa sulit untuk menjadi akrab dengan calon konsumen kita. berikut beberapa teknik yang dapat kita terapkan agar cepat arab dengan konsumen :

CUSTOMER PROFILING

Sebelum bertemu dengan sang calon konsumen carilah info sebanyak-banyaknya tetangnya, adapun cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Carilah info lengkap melalui social media, seperti Facebook, Twitter dll.
  • Lakukan analisa kepribadianya.
  • Intinya semakin banyak kita tahu latar belakangnya akan semakin mudah dalam memulai komunikasi.

BUILDING RAPPORT (Menyamakan Diri)

Saat bertemu dan menjalin komunikasi dengan konsumen, samakan diri Anda dengan konsumen melalui hal-hal berikut ini:

  • Posisi Tubuh
  • Irama Nafas
  • Serta samakan 3 hal berikut : (3V) Verbal, Visual, Vokal yaitu : Verbal adalah samakan pilihan katanya, Visual adalah tunjukan antusias kita dalam bahasa tubuh, Vocal dengan menyamakan tinggi rendahnya intonasi

TOPICS EQUATING (Menyamakan Topik)

Dalam rangka menyamakan topik pembicaraan banyak hal dapat digali melalui Hobi, Kota Asal, Alumnus tiga hal ini cukup mudah untuk memulai pembicaraan yang akrab dengan konsumen,

saat kita berkomunikasi dengan konsumen sangatlah dianjurkan untuk mengulangi statment penting yang diucapkan konsumen, hal ini dapat menunjukan rasa kepedulian kita terhadap apa yang dibicarakan konsumen

PURPOSE & GOODWILL  (Tujuan dan Niat Baik)

Tanpa ditunjukan, jika kita memiliki niat baik gelombang positif akan diterima konsumen, karena saat niat baik adalah hal awal yang mendasari kita untuk melakukan sesuatu yang positif makan akan banyak terjadi hal-hal yang menunjukanya, seperti senyum yang ikhlas dll, ini akan otomatis terbentuk tanpa kita sadari.

PLEASANT PERSONAL (Pribadi Yang Menyengankan)

Jadilah Pribadi yang menyengkan untuk konsumen, jangan terkesan kaku dan jadilah orang yang mudah bergaul. 😉

YBP/Saputra Wijaya | www.SaputraWijaya.com

Leave a Reply

Required fields are marked*