Brokeran Properti? Begini Biar Transaksimu Gak Malu-Maluin

business, eco, real estate and office concept - businessman and businesswoman holding white paper house and keys

Seperti profesi lain, jadi broker Properti juga butuh proses untuk sukses. Prinsip-prinsip seperti kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas juga perlu dipegang setiap orang yang ingin sukses di bisnis properti, termasuk jadi broker properti. Siapapun anda, tertarik atau belum untuk jadi broker properti, mungkin bisa menerapkan sebagian atau seluruh tips berikut. :D:D:D

1. Apa itu property?

Sering kali kita latah menyebut kata properti, tapi tidak mengetahui apa saja yang termasuk dalam properti. padahal kita sering kali berhubungan dengan properti, dengan atau tanpa kita sadari. Ketika kita bicara properti, maka didalamnya termasuk tanah, gudang, rumah, apartemen, ruko, kos-kosan, pabrik, SPBU, hotel, dll. Jadi tanah dan semua yang berdiri di atasnya bisa kita sebut sebagai properti. Ketika nyebut properti, mungkin awalnya kita akan berpikir, batasannya hanya rumah, ruko dan kos-kosan.  Ternyata banyak sekali macam yang dimaksud property. Memahami properti tentu tidak bisa hanya berdasarkan teori. Kita perlu praktek, berdiskusi, mempromosikan dan terlibat memahami lebih lanjut.

2. Memahami istilah-istilah dalam property.

Jika Anda bertransaksi properti pertama kali, misal beli tanah seharga 14 juta rupiah. Disana Anda mulai kenal Notaris, untuk mengesahkan proses jual beli akan ada Akta Jual Beli (AJB). Ketika Anda bertransaksi properti yang lebih besar, Anda akan “bertemu” pajak untuk penjual maupun pembeli. Ada istilah PPN,BPHTB, BBN dan lain-lain. Ketika anda jadi broker properti, istilah-istilah tersebut perlu anda pahami terlebih dahulu.

3. Cobalah jadi Refferal.

Sebelum anda berprofesi sebagai broker profesional, anda bisa menjadi Refferral alias bekerjasama dengan broker properti profesional dari Brand Nasional seperti Cirebon Realty, NRP Property, Jogja Realty atau lainnya. Dengan kerjasama, anda bisa dapat ilmu dari partner anda tersebut. anda juga tidak harus meluangkan waktu terlalu lama, ketika anda baru memulai dan belum bisa mengharapkan penghasilan tetap dari profesi ini. Dengan jadi Refferal, anda hanya perlu, menemukan properti yang dijual, owner dan mempertemukan dengan partner yang broker profesional. Jadi anda bisa mendengar, apa yang dibicarakan sang Broker Profesional dan owner. Anda bisa dapat ilmu gratis bukan??

4. Bergabunglah dengan perusahaan Broker Properti.

Ada International Brand dan ada Local Brand. Setiap Brand akan berikan training, untuk bekali anda berbagai aspek pengetahuan di properti, sehingga anda layak bertemu dengan owner, buyer serta pihak lain yang akan bantu transaksi anda seperti notaris dan pihak perbankan

5. Perbanyak Listing.

Seperti halnya bisnis lain, jadi Broker Properti menjual produk atau jasa. Nah produk kita rumah, kos-kosan, ruko, pabrik, SPBU dll. jadi mulai sekarang, pasang mata dan telinga, untuk memiliki dan perbanyak barang dagangan. Ketika tahu ada properti dijual, pompa keberanian anda, temui mereka. Bertanyalah tentang detail spek yang sekiranya dibutuhkan, dan jangan lupa sampaikan dengan sopan, anda membantu menjualkan properti mereka, agar terjual lebih cepat.

6. Jaga semangat Anda.

Banyak orang masuk sebuah profesi atau bisnis, dan bayangkan manisnya income atau bonus. Cukup banyak di antara mereka, yang lupa hukum proses. Hukum yang mengajarkan kita menanam sesuatu sebelum menuai hasilnya.

 

Semoga bermanfaat dan sukses selalu 🙂

 

Saputra Wijaya | www.saputrawijaya.com 😀

Leave a Reply

Required fields are marked*