investasi properti

Sengaja dicari atau tidak, saat ini mungkin ramai tawaran investasi dalam bisnis properti menghampiri kita. Bentuk dan jenisnya beragam. Kemeriahan ini di satu posisi merupakan hal positif. Di samping mengekspresikan gairah dalam industri terkait yang berdampak baik bagi ekonomi, juga berarti rentang pilihan yang variatif bagi calon investor.

Di sisi lain, menjamurnya tawaran investasi menjadi sebuah tantangan tersendiri. Calon investor harus terampil memilah dan memilih agar terhindar dari investasi bodong. Kiat berikut kiranya bermanfaat untuk memandu atau minimal mengingatkan kita akan hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam mengambil keputusan terkait.

1. Perjelas Sumber

Investasi yang benar tentu berasal dari pihak yang bisa dipercaya. Goodwill bernilai penting. Legalitas sekuat apapun jika tidak diikuti dengan komitmen dari pihak yang terpercaya bukan tidak mungkin menjadi sia-sia;

2. Prioritaskan Rasio

Putuskan dengan akal sehat, bukan dengan emosi. Dua jenis emosi yang sering mengganggu adalah rasa takut dan serakah. Tidak perlu tergiur pada janji-janji apalagi yang terlampau muluk;

3. Pelajari Konsep

Tawaran investasi yang baik tentu punya konsep yang jelas. Proyeksi manfaat dan keuntungannya didampingi dengan rencana dan kalkulasi yang mendukung.Hindari memutuskan sebelum memahami konsep secara penuh;

4. Pastikan Legalitas

Pastikan bahwa posisi investor aman secara hukum dan investasi punya mekanisme pertanggung jawaban yang jelas.

5. Pertimbangkan Success Story

Setelah keempat jurus di atas kita jalankan, tidak ada salahanya untuk menggali cerita sukses dari investasi sejenis yang pernah dijalankan oleh pengelola investasi. Jika ada, maka ini menjadi nilai plus tersendiri.

 Semoga kiat di atas bisa membantu. Ingat investasi properti, ingat 5 P. Jangan lupa pertimbangkan hal-hal lain yang menurut kita perlu dan selalu berdoa agar diberi petunjuk dalam mengambil keputusan. Selamat berinvestasi.

Zidni Ilman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *