Bisnis Properti Mulai Dari Yang Kecil

001 GSTadi siang panas ngenthang-ngenthang, saya dan sahabat saya survey tanah di tengah kota Jogja. Lahannya cantik, tapi agar bisa dipasarkan, harus nunggu pekerjaan jalan di depan yang sedang dikerjakan. Kebetulan pemerintah sedang membuat jalan di atas kali di dekat lokasi tadi. Nah bila jalan tersebut sudah jadi, maka lahan yang cantik tadi bakal jadi bohay cetar membahenol.

Pemiliknya pun bersedia bekerjasama. Pokoknya win-win solution. Tinggal bagi-bagi hasilnya aja disepakati berapa-berapa.

PR saya adalah membuat proyeksi perhitungan. Insya Allah dalam hitungan menit sebenarnya juga bisa selesai. Kan ada jurus Quick Count. Gak perlu detail, yang penting bisa ketahuan figur angkanya.

Langkah lainnya adalah mengecek perijinan di daerah tersebut. Oh ya, lahan cantik bohay cetar membahenol ini hanya 200m2. Bakal displit jadi 2 kapling. Nah perijinannya cukup sederhana, IMBB saja cukup. Dan di kota Jogja, IMBB kurang dari 100 m2 bisa diselesaikan di tingkat kecamatan.

Kok 200m2 digarap? Ya daripada ngimpi bikin hektar-hektaran, kan mending action yang kecil-kecil, tapi real action, gak cuma ngimpi. Ya tho?!

 

Comments

  1. Mas aryo, saya punya tanah mewah ( mepet sawah) 280 m2, akses jalan depan lokasi belum perkerasan dan lebar hanya 3m, ke lokasi dari jalan kabupaten masuk sekitar 100 m, mau saya bangun, tp masih ragu2 takut ndak laku, mohon pencerahannya

Leave a Reply

Required fields are marked*