Rumah Murah via LelangKerikil-kerikil dalam action di properti tentu saja ada. Apalagi dalam proses lelang. Beberapa hal tambahan perlu diperhatikan agar Anda tidak terjebak dalam sengketa lelang. Mari simak…

PERTAMA. Dalam pengumuman lelang, pasti tercantum nomor telepon yang bisa dihubungi. Mereka adalah orang bank atau perwakilan dari bank yang mengetahui letak aset yang akan dilelang. Teleponlah dan mintalah untuk membawa Anda melihat aset lelang tersebut.

KEDUA. Debitur juga manusia, ada yang kompromis, adapula yang tidak kompromis. Untuk melakukan cek apakah debitur (pemilik aset yang akan dilelang) itu kompromis atau tidak, Anda perlu datangi si debitur. Tidak harus menyampaikan bahwa Anda akan maju lelang, tapi Anda tentu bisa tau sifatnya dari cara bicaranya. Tidak perlu Anda turun sendiri, gunakan orang lain untuk bertanya.

Selain langsung menemui debitur, Anda bisa mengkroscek bagian penagihan rutin (sebelum masuk ke bagian lelang di bank). Tanyakan apakah nasabah atau debitur cukup kompromi atau tidak. Mereka biasanya membantu.

KETIGA.  Pemain lelang, mengapa saya sebut pemain lelang, karena mereka ikut lelang bukan untuk memenangkan aset lelang, tapi untuk meminta jatah kepada Anda sebagai peserta lelang. Pemain lelang akan bersedia mundur bila diberi imbalan.

KEEMPAT. SPPT PBB tahun terakhir. Ini penting, karena untuk membayar BPHTB Anda harus mengutip SPPT PBB tahun terakhir. Mintalah pihak Bank untuk menyediakan sebelum lelang.

KELIMA. Ada saran untuk meminta Bank mengkosongkan aset properti yang akan dilelang. Karena untuk meminta debitur/nasabah yang asetnya dilelang, untuk pergi dari aset tersebut memiliki kesulitan tersendiri.

Ada kesulitan lainnya? Share yuk di komentar …..

Penulis : Aryo Diponegoro | Founder YukBisnisProperti | AryoDiponegoro.com

One thought on “Apa Saja Yang Diperhatikan Dalam Lelang Properti?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *