Konstruksi Bangunan

Sistem konstruksi maju berkembang seiring perkambangan sistem digital dari manual, dari konvensional dari serba mesin, tentu semua melalui eksperimen dan kegagalan. Perkembangan cara pembangunan bangunan semakin canggih baik dari material dan cara pelaksanaan bangunan, semakin memberikan kepercayaan diri kepada para Arsitek dan Sipil untuk menciptakan berbagai gedung dengan bentuk yang sangat interesting view-iconic shape-fill city-dan konsep yang lebih berani lainnya

Sistem Fabrikasi salahsatu contoh dari sistem konstruksi yang saat ini dinilai cukup efektif dari segi waktu dan efisien dari segi biaya, sistem fabrikasi tersebut akan menjadi ideal jika cocok dan sesuai dengan fungsu suatu bangunan itu sendiri, dan akan menjadi tidak ideal jika sebaliknya.

Misalnya pelaksanaan gedung apartemen berlantai 20 bisa selesai dalam waktu yang sangat singkat karena menggunakan sistem konstruksi dinding precast (beton cetakan) dan bukan di cor dilokasi yang bisa memakan waktu yang sangat lama. Contoh lain adalah sistem konstruksi pabrik atau GOR dengan menggunakan baja WF, pemilihan sistem konstruksi tersebut adalah mengutamakan bentang lebar dan efisiensi waktu kerja, dengan tujuan untuk efektifitas biaya.

Banyak pilihan sistem fabrikasi yang mendukung pekerjaan pelaksanaan bangunan gedung, mulai dari tembok beton, kolom beton, tangga beton, kusen beton, dan sistem baja WF yang variannya sangat banyak. Pilihan sistem rekayasa konstruksi yang sesuai jelas menentukan nilai dari investasi yang dikeluarkan, jangan sampai salah memilih atau akan terjadi pembengkakan biaya.

2 sistem itulah yang sering dipake dibeberapa kasus yang kita temui di sekeliling kita, disana masih ada beberapa sistem konstruksi untuk kasus yang lebih kompleks dan fungsi yang lebih besar.

Wempi Roman, Arsitek | Owner RumahSukaSuka.co.id

Leave a Reply

Required fields are marked*